Pasamban Barat, inioke.com–Lima pasien dalam pengawasan (PDP) di Pasaman Barat dinyatakan negatif COVID-19, sesuai hasil rapid test pertama.

Juru bicara Satuan Gugus Tugas COVID-19 Dinkes Pasaman Barat, dr Gina Alecia, membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, untuk pemeriksaan secara swab atau pemeriksaan kedua, akan dilakukan 10 hari sejak dilakukan rapid test. Rencana akan dilakukan pada Senin (13/4) di RSUD Jambak.

“Karena alat Swab sudah ada, maka akan segera di periksa kembali, meski hasil rapid test dinyatakan negatif, namun kita ingin memastikan kembali dengan swab,” katanya.

Swab yang diambil ini, kata dr Gina, akan diantarkan ke Laboratorium FK Unand di Padang. Biasanya hasil tes swab akan keluar dalam waktu 24 jam, tergantung banyaknya sampel yang diterima.

Saat ini, kata dr Gina, 4 orang PDP melakukan isolasi mandiri dan 1 orang masih dirawat di ruang isolasi RSUD Jambak.

Tidak lupa, dr Gina mengimbau, bagi warga yang sudah sampai ke kampung halaman, diminta melakukan karantina secara mandiri di rumah selama 14 hari. Dengan itu, dapat melindungi keluarga dan masyarakat sekitar.

Baca juga :  Hati-hati, Mata Merah Gejala Terinfeksi COVID-19

Kemudian, jangan keluar rumah jika tidak ada keperluan yang penting. Namun jika terpaksa keluar rumah, harus memakai masker, cuci tangan setiap sebelum dan sesudah keluar rumah.

“Jika selama karantina ada gejala, seperti demam segera melapor ke tenaga kesehatan, jangan menahan diri karena ini untuk kebaikan bersama,” harapnya. (GYN)