Padang, inioke.com–Dinas Pangan Kota Padang menggelar lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA). Kegiatan tersebut diikuti oleh para pelaku usaha pangan se-Kota Padang di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (3/12/2020).

Plt Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, melalui lomba Cipta Menu B2SA ini diharapkan seluruh masyarakat Kota Padang agar mengkonsumsi pangan B2SA. Diharapkan pula kepala OPD di lingkungan Pemko Padang dapat meningkatkan penganekaragaman konsumsi pangan lokal beras, nonberas dan nonterigu pada berbagai kegiatan rapat.

“Artinya, dengan demikian kita telah membantu mensosialisasikan kepada masyarakat untuk meningkatkan konsumsi pangan B2SA yang berbasis pangan lokal dan mengurangi konsumsi beras dan terigu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Kota Padang Guswardi mengatakan, peserta yang mengikuti lomba ini merupakan para pelaku usaha pengolahan pangan yang berasal dari 11 kecamatan di Kota Padang.

“Adapun hadiah lomba berupa uang, tropi dan sertifikat,” ujarnya.

Plt Ketua TP-PKK Kota Padang Ny. Genny Putrinda mengatakan, lomba ini digelar dalam rangka mempercepat pemahaman masyarakat tentang konsumsi pangan lokal. Lomba ini dimaksudkan agar setiap individu bertanggung jawab dalam menentukan dan menyediakan makanan untuk keluarga yang berasal dari bahan pangan lokal.

Baca juga :  Hujan Deras Guyur Agam, Batang Sitalang Mengamuk

“Dengan adanya lomba pengolahan pangan lokal diharapkan masyarakat dapat berkreasi dalam pengolahan bahan pangan lokal untuk diterapkan sebagai menu keluarga sehari-hari dan ke depan dapat menambah income/tambahan sumber pendapat keluarga. Atas nama Plt Ketua TP PKK Kota Padang saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta lomba yang telah ikut berpartisipasi aktif dalam lomba ini ,” pungkasnya.

Dalam Lomba Cipta Menu B2SA ini masing regu peserta terlihat antusias. Semua menu ditampilkan cukup menarik dan sangat bervariasi. Adapun pemenangnya, Juara I Kecamatan Kuranji, Juara II Kecamatan Nanggalo, dan Juara III Kecamatan Lubuk Kilangan. (ioc/rel)