Padang, inioke.com–Himpunan Masyarakat Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Bung Hatta menggelar aksi sosial dengan tajuk “Semarak Sedekah bersama HMMPS PINDO: Kuat Ibadah dan Giat Sedekah di Tengah Wabah Covid-19.”

“Kami melakukan aksi ini dengan tujuan untuk mengurangi sedikit beban masyarakat yang terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19, seperti panti asuhan dan pekerja harian di pinggir jalan yang mengalami kesulitan ekonomi. Menurut kami, semenjak wabah ini hadir, perekonomian masyarakat menurut drastis sehingga mereka sulit untuk memperoleh makanan,”kata Muthia Fresciliana, Ketua HMMPS Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Kamis (21/5).

Merasa tergerak hati untuk berbuat, tumbuhlah inisiatif dari Himpunan Masyarakat Mahasiswa Program Studi (HMMPS) Pindo untuk berbagi rezeki. Paket yang disumbangkan antara lain, 40 paket nasi kotak, beras berukuran 10 kg sebanyak 3 karung, telur 3 papan, minyak goreng, mie instant, dan sejumlah uang tunai.

Sumber dana mereka kumpulkan dan diperoleh dari sumbangan masyarakat Pindo (dosen, mahasiswa aktif Pindo, dan alumni).

Baca juga :  3,8 ton beras disalurkan ringankan petani gagal panen akibat banjir di Pasaman Barat

“Kami berharap aksi kami atas kegiatan ini dapat bermanfaat bagi orang sekitar dan juga bermanfaat bagi kami sendiri. Semoga HMMPS Pindo dan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ke depannya bisa melakukan hal-hal yang berguna dan bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya,” tambah Mutia Presciliana, Ketua HMMPS Pindo, yang didampingi oleh rekan-rekannya.

Menyikapi aksi mahasiswa tersebut, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Hasnul Fikri, mengucapkan terima kasih dan merasa bangga kepada para mahasiswa Pindo karena telah berhasil mengimplementasikan nilai-nilai kebunghataan, salah satunya sikap peduli sosial, mengutamakan kepentingan bersama ketimbang kepentingan pribadi.

“Semoga Allah membalas aksi mereka dengan pahala yang berlipat ganda, apalagi ini bulan puasa,”tutup Hasnul Fikri dengan senyum mengembang. (rio)