Tanah Datar, inioke.com–Semasa hidup Bupati Tanah Datar, Irdinasyah Tarmizi dikenal sebagai pribadi yang baik, agamis, ramah, bijaksana, dan sederhana. Ia politisi ulung, dengan latar pendidikan agama yang kuat, dan aktif di organisasi Muhammadiyah.

Sebelum menjabat sebagai Bupati Tanah Datar periode 2015-2020 berpasangan dengan Wakil Bupati Zuldafri Darma, Irdinansyah pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Tanah Datar mendampingi Bupati Tanah Datar M Shadiq Pasadigue dari 12 Mei 2014 hingga 26 September 2015, menggantikan sisa masa jabatan Wakil Bupati sebelumnya, Hendri Arnis, yang mengundurkan diri dari jabatan Wakil Bupati Tanah Datar periode 2010-2015.

Sebelum menjabat sebagai Wakil Bupati, Irdinansyah Tarmizi, sudah bergelut di dunia politik dengan menjadi anggota DPRD Kota padang hampir 3 periode tahun 1992-2004. Lalu karir politiknya terus meningkat dengan menjadi Anggota DPRD Provinsi Sumbar 2004-2014. Aktif dalam dunia Pendidikan dengan menjadi dosen di Universitas Muhammadyah Sumatera Barat (UMSB), dengan jabatan terakhir Pembantu Rektor III.

Sebagai Bupati, Irdinansyah dikenal sebagai pribadi yang bijaksana dan dekat kepada bawahannya. Ia juga sangat gigih dan pekerja keras. Banyak ide dan pemikiran beliau untuk Kabupaten Tanah Datar dan mengantarkan Kabupaten Tanah Datar menerima berbagai penghargaan baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Baca juga :  Supardi : Usulan PSBB Pemprov Sumbar Harus Perhatikan Kontennya

Program dan inovasi pembangunan yang dilaksanakan bersama Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma mengedepankan pembangunan Sumber Daya Manusia. Pembangunan agama, adat dan budaya menjadi prioritas. Irdinansyah yang juga dikenal sangat aktif di bidang olah raga khususnya bola voli sampai mengetuai PBVSI Sumbar, sangat getol memajukan sektor agama khususnya program tahfiz dan magrib mengaji. Dari 6 rumah tahfiz di awal kepemimpinan, sampai saat ini sekitar 150-an rumah tahfiz hadir. Ribuan hafiz lahir di Tanah Datar dari Program Waqaf 1.000 Hafiz. Hasilnya Juara Umum MTQ Nasional Tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2019 untuk pertama kalinya dalam sejarah bisa di Kabupaten Tanah Datar menggeser dominasi kota Padang.

Lebih fenomenal lagi, untuk pertama kalinya juga Tanah Datar dinobatkan sebagai Juara I tingkat Nasional Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD), menyisihkan ratusan kabupaten di Indonesia dalam hal perencanaan dan pencapaian pembangunan.

Program berkantor sehari di nagari dan bermalam di rumah warga, dipuji banyak pihak sebagai terobosan menjemput dan menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mencarikan solusinya.

Baca juga :  Wali Kota Solok minta masyarakat tingkatkan kewaspasdaan terhadap corona

Di bidang sosial, program Gerakan Pugar Rumah Masyarakat Tidak Mampu (Gapura Mantap) sebuah wujud kepedulian Irdinansyah bersama Zuldafri Darma memperhatikan dan memperjuangkan nasib kaum miskin. Program ini masih berjalan sampai saat ini, 2.000-an rumah sudah direhab dari lebih 3.000-an rumah tidak layak huni di di Tanah Datar.

Puluhan prestasi tingkat provinsi dan nasional lainnya, turut hadir di Tanah Datar di bawah kepemimpinan Bupati Irdinansyah Tarmizi dan Wakil Bupati Zuldafri Darma semenjak dilantik 17 Februari 2016 yang lalu.

Saat perawatan di rumah sakit M DJamil Padang yang beliau jalani semenjak 10 Agustus yang lalu, menjelang akhir hayatnya perhatian kepada kaum miskin tetap beliau sampaikan. Seperti penuturan Dt Jindo Mangkuto mewakili keluarga saat memberi sambutan, dikatakan ada dua pesan Irdinansyah kepada dirinya.

“Beliau berpesan seperti ini kepada saya, kanda tolong sampaikan, jaga dan selamatkan anak yatim, kaum duafa dan orang tua jompo. Yang kedua, pesannya tidak jauh dari itu selamatkan pemuda generasi penerus bangsa,” tutur Dt Jindo Mangkuto

Baca juga :  Bank Nagari sukseskan tradisi ma-apam kalangan ibu-ibu dengan 1.600 tungku

Banyak yang merasakan duka yang mendalam atas kepergian Almarhum, baik dari masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Tanah Datar, maupun kolega Bupati di pemerintahan. Ini terlihat dari ramainya pelayat yang datang ke Rumah Dinas Bupati semenjak malam hari jenazah beliau tiba di rumah Dinas Bupati, hingga mengikuti seluruh rangkaian prosesi penyelenggaraan jenazah almarhum dan mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan yang terakhir.

Turut hadir dalam pelepasan jenazah almarhum, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Tanah Datar, Forkopimda Kabupaten Tanah Datar, Pimpinan BUMN, BUMD, Bupati, Walikota/ pejabat pemerintahan kabupaten di Provinsi Sumatera Barat, tokoh-tokoh masyarakat Tanah Datar dan Sumatera Barat, Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Walinagari, dan ASN Kabupaten Tanah Datar. Selamat jalan Bapak Bupati, Karyamu akan menjadi amal jariyah dan tinta emas di hati masyarakat. (ioc/rilis)