Pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru terus berkejaran dengan berbagai persoalan. Di satu pihak keberadaan jalan tol itu sangat dibutuhkan sebagai penghubung atau konektivitas ekonomi Sumbar. Sedangkan di pihak lain, masih menyisakan persoalan-persoalan yang tarik-menarik dan tak kunjung selesai.

Melihat perkembangan pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru dengan berbagai persoalan dan dampak positifnya bagi perekonomian Sumbar, Jaringan Pemred Sumbar (JPS) menggelar diskusi bulanan bertajuk “Membangun Konektivitas Ekonomi Sumbar melalui Jalan Tol Padang-Pekanbaru.” Diskusi publik ini dilaksanakan di Hotel Grand Zuri Padang, Kamis (25/2/2021).

“Melalui diskusi ini, kita akan kupas berbagai persoalan pembangunan jalan tol tersebut, serta dampak positifnya bagi perekonomian Sumbar kedepan. Pembangunan jalan tol ini seperti dua sisi mata uang yang terus dibolak-balik antara dampak positif dan negatifnya,” ujar Koordinator JPS, Heri Sugiarto.

Sementara itu, Koordinator Diskusi Bulanan JPS, Almudazir, mengatakan, diskusi ini memghadirkan narasumber dari berbagai kalangan, termasuk Gubernur Sumbar terpilih, Mahyeldi yang didapuk sebagai keynote speaker. Sayangnya, bertepatan dengan diskusi tersebut, Mahyeldi dilantik Presiden Joko Widodo, sebagai Gubernur Sumbar bersama wakilnya Audy Joinaldy di Istana Negara, Jakarta. Sehingga tidak bisa hadir. Hal yang sama juga dialami Bupati Padang Pariaman terpilih Suhatri Bur, yang sedang bersiap untuk dilantik sebagai Bupati, Jumat (26/2).

Baca juga :  Safari Ramadan dan Tarawih Berjamaah di Masjid Ditiadakan Bulan Puasa Nanti

Narasumber lainnya yang hadir adalah Kapro PT Hutama Karya Infrastruktur Defi Adrian, Anggota DPRD Sumbar HM Nurnas, Guru Besar FEUA Prof Werry Darta Taifur, Ketua Dewan Pembina Kadin Sumbat Sengaja Budi Syukur, Ketua Program Doktor Kebijakan Publik FISIP Unand Asrinaldi.

“Para narasumber ini memaparkan berbagai sudut pandang tentang jalan tol sehingga bisa dipahami oleh semua stakeholder dan masyarakat,” ujar Almudazir.

Ditambahkannya, diskusi ini juga disiarkan secara langsung oleh Padang TV, Nagari TV, dan Padang FM.

“Masyarakat bisa menyaksikannya langsung melalui YouTube dan Facebook,” pungkasnya. (rls)