Pesisir Selatan, inioke.com–Merasa pembagian bantuan tidak adil, warga Nagari Kambang Utara, Kecamatan Lengayang, Pesisir Selatan, memalang pintu Kantor Wali Nagari. Aksi pemalangan pintu masuk Kantor Wali Nagari tersebut dilakukan warga bersama-sama, Sabtu (9/5).

“Ya dipalang, karena warga menilai pembagian bantuan tidak adil. Banyak PNS yang dapat,” ungkap salah seorang yang ada di sekitar Kantor Wali Nagari yang tidak mau ditulis namanya.

Pemalangan kantor itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, banyak warga datang melakukan aksi pemalangan, karena menilai penyaluran bantuan di nagari itu tidak tepat sasaran setelah penyaluran bantuan JPS provinsi melalui Pos. Warga memalang pada bagian pintu masuk dan membuat tulisan sebagai pesan “JANGAN DI BUKAK”.

Saat ini, kantor itu terlihat sepi dan tidak satupun perangkat nagari berada di tempat. Di sekitar kantor juga tidak terlihat informasi data penerima JPS Pemprov Sumbar. Sementara, sudah ada intruksi dari Gubernur Sumbar Irwan Prayitno untuk menempel data agar transparan.

“Ya, warga menolak karena di nagari ini, PNS dapat juga. Padahal, petani yang hidupnya susah tidak dapat. Maka, warga tidak menerima,” terangnya.

Baca juga :  Peduli COVID-19, Karambia Runners Serahkan Bantuan Masker kepada Pemko Padang

Warga lainnya, juga mengungkapkan hal yang sama. Bahkan, Senin besok (11/5), akan ada aksi demo besar-besaran. Karena warga, ingin BLT ini harus adil dan bisa diterima serta dirasakan secara merata.

“Senin besok, warga telah sepakat untuk demo. Dan kami meminta, bantuan ini harus merata dan harus adil. Jangan PNS dapat juga,” tambahnya.

Terpisah, Camat Lengayang, Zoni Eldo mengaku sudah mendapat laporan terkait pemalangan kantor nagari tersebut. Namun, sejauh itu, pihaknya belum mengetahui titik persoalannya.

“Ya, kita baru dapat kabar. Dan ini, akan segera kita tinjau,”ungkanya.

Ia mengaku, dapat laporan langsung dari Ketua Badan Musyawarah (Bamus) dan Wali Nagari setempat.

“Mungkin, hari ini akan kita tinjau. Dan wali nagari sudah melapor ke Polsek,” tutupnya. (ion)