Dharmasraya, inioke.com–Pembangunan jembatan Pulai di Jorong Pulai Nagari Sitiung Kecamatan Sitiung sudah terlihat wujudnya. Harapan masyarakat yang selama ini menginginkan pembangunan Jembatan Pulai akhirnya terwujud juga.

Hal ini disampaikan oleh salah seorang warga sekaligus Ketua Pemuda Sitiung, Hendrianto. Menurutnya, adanya jembatan baru dapat mengurangi resiko kecelakaan. Perjalanan masyarakat pun berjalan lancar, aman dan tidak takut lagi mengalami kecalakan karena kondisi jembatan yang sangat memprihatinkan.

“Jembatan Pulai tersebut menghubungkan tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sitiung, Kecamatan Timpeh dan Kecamatan Padang Laweh. Dengan adanya jembatan tersebut dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, karena perjalanan tidak terganggu dan tidak beresiko lagi,” ungkapnya.

Kondisi Jembatan Pulai yang sedang dibangun menurut warga sangatlah bagus. Warga setempat tidak menyangka kalau jembatan yang dibangun akan seperti itu.

“Kami tidak menyangka sama sekali kalau Jembatan Pulai dapat dibangun sebagus itu. Ini suatu kebanggan bagi kami mendapatkan fasilitas umum sebagus itu,” bebernya.

Sementara itu, Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, mengatakan Jembatan Pulai yang baru ini segera diresmikan, karena saat ini pembangunannya sudah mencapai 92 persen, hanya tinggal menunggu penyelesaian pembangunan saja.

Baca juga :  Menyigi Memori Kebencaan dalam Manuskrip Minangkabau

Menurut Bupati, direncanakan tanggal 21 September mendatang akan dilakukan syukuran atas pembangunan Jembatan Pulai dan pemakaian jembatan tersebut oleh masyarakat. Karena Senin lalu, 13 September 2020 adalah momen pemasangan baut terakhir oleh Kepala Balai, Bambang. Dan diharapkan pengecoran ataupun pembangunan terakhir dapat berjalan sukses.

“Akan dilakukan tes oleh Pemerintah Pusat di jembatan Pulai tersebut, semoga pelaksanaan pembangunannya berjalan dengan lancar dan aman,” harap Bupati.

Bupati juga telah meminta kepada Dirjen agar Jembatan Pulai dapat di cat dengan warna warni sehingga menjadi ikon masyarakat Pulai khususnya dan masyarakat Kabupaten Dharmasraya umumnya.

Proses pembangunan jembatan Pulai ini dimulai pada tahun 2016 lalu. Bupati awalnya mengajak Komisi V DPR RI untuk melihat kondisi Jembatan Pulai. Lalu mengajak Dirjen dengan Direktur Bina Marga, dan terakhir Februari 2018 Presiden RI, Joko Widodo datang ke Dharmasraya untuk melihat kondisi jembatan yang memprihatinkan dulu.

“Alhamdulillah seperti yang kita lihat sekarang ini, kondisi pembangunan jembatan Pulai sudah terlihat fisiknya. Dan ini akan menjadi kebanggaan kita semua. Selain itu harapan penuh dari masyarakat untuk membangun baru jembatan Pulai. Karena ini akan menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Walaupun banyaknya rintangan dan halangan, Alhamdulillah jembatan ini dapat dinikmati masyarakat,” pungkasnya. (ioc)

Baca juga :  Kebingungan Linguistik di Tengah Wabah