Solok, inioke.com–Dua orang kakak beradik meninggal ditimbun longsor di kawasan Andaleh, Jorong Sariek Alahan Tigo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Jumat (5/6) dini hari. Sementara ibu mereka luka-luka, dan ayahnya selamat.

Longsor yang diduga akibat curah hujan tinggi sejak Kamis (4/6) itu menghantam rumah permanen milik Muhammad Tarmizi sekitar pukul 02.00 Wib hingga jebol. Akibatnya, dua anaknya, Melsa Gustia Putri (20) dan Rafki Aulia Zikra (14) dihantam oleh material rumah yang jebol bersama material longsor. Keduanya tidak terselamatkan dan meninggal dunia.

Sementara itu, istri Tarmizi, Padri Yeni (45) mengalami luka-luka. Masyarakat setempat bersama petugas langsung melakukan upaya evakuasi terhadap korban meninggal, korban luka dibawa ke Puskesmas Talang Babungo untuk perawatan.

Peristiwa nahas tersebut awalnya diketahui oleh Muhammad Tarmizi. Dirinya terbangun setelah mendengarkan dentuman keras di bagian belakang rumahnya. Tarmizi kaget, ternyata musibah longsor menimpa anak dan istrinya.

“Akibat peristiwa itu, Kedua anak korban meninggal karena terkena material rumah dan longsor yang menjebol dinding, sementara istrinya mengalami luka pada bagian kaki kiri,” terang Kalaksa BPBD Kabupaten Solok, Armen.

Baca juga :  Longsor Terjadi di Nagari Tanjung Sani

Terpisah, Camat Lembah Gumanti, Romi Hendrawan mengatakan, saat kejadian yang tidak terduga tersebut, seluruh penghuni rumah dalam keadaan tidur pulas.

Namun, suasana hening tersebut langsung berubah riuh menyusul runtuhnya tebing yang ada di bagian belakang dan menghantam rumah permanen milik Tarmizi.

“Semua korban sudah dievakuasi oleh masyarakat dan petugas, kita sangat berduka dengan peristiwa ini,” ujarnya. (mdj)