Padang, inioke.com–PT Bank BRIsyariah Tbk meresmikan Kantor Cabang (KC) BRIsyariah Padang KIS Mangunsarkoro, Senin (28/12). Peresmian itu disaksikan langsung Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, perwakilan OJK Provinsi Sumatera Barat, Kepala Pengadilan Militer Sumatera Barat Rony Suryandoko, dan Direktur Bisnis Ritel BRIsyariah Fidri Arnaldy.

Kantor Cabang BRIsyariah KIS Mangunsarkoro merupakan relokasi kantor cabang BRIsyariah yang sebelumnya berlokasi di Jalan Veteran. Relokasi ini dilakukan mempertimbangkan kinerja bisnis serta potensi ekonomi wilayah di masa mendatang serta bentuk nyata komitmen BRIsyariah untuk mendukung pengembangan ekonomi di wilayah Sumatera Barat.

“Dengan relokasi Kantor Cabang BRIsyariah di Padang kami berharap ada percepatan proses bisnis dan optimalisasi potensi wilayah. Kami lihat Padang memiliki potensi ekonomi yang luar biasa. Terutama di sektor pariwisata, kuliner dan perdagangan. Kami siap membantu permodalan para pelaku usaha di Padang dan Sumatera Barat secara keseluruhan,” ujar Direktur Bisnis Ritel BRIsyariah Fidri Arnaldy yang hadir dalam acara tersebut.

Fidri melanjutkan, kota Padang bisa menjadi titik berkembangnya potensi ekonomi syariah.

Baca juga :  Naskah "Syair Nagari Taloe Terendam 1890", Catatan Pribumi Tentang Bencana Banjir

“Kami berharap perekonomian syariah bisa menjadi tulang punggung perekonomian nasional ke depannya, dan Padang memiliki potensi untuk menjadi sentral perkembangan ekonomi syariah di wilayah Indonesia barat,” ungkapnya.

BRIsyariah siap mendukung permodalan pelaku UMKM di kota Padang yang ingin terus berkembang. KUR, Mikro Faedah dan Retail Faedah adalah contoh produk pembiayaan yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM.

“Alhamdulillah di tahun 2020 ini penyaluran KUR PT Bank BRIsyariah Tbk saat ini telah mencapai 100 persen dari target. Penyaluran KUR menjadi bentuk dukungan BRIsyariah kepada UMKM dan program pemulihan ekonomi nasional oleh pemerintah. Hal ini menandakan di tengah pandemi covid-19, masih ada sektor-sektor yang masih bisa dibiayai,” ungkap Fidri.

Fidri Arnaldy sudah 1 tahun 8 bulan mengomandoi Bisnis Retail BRI Syariah. Semenjak beliau terpilih di tahun 2019, aset BRIS naik dari 37 Triliun di tahun 2018 menjadi 58 Triliundi tahun 2020 sehingga BRIS bergabung ke buku 3 perbankan Indonesia. BRIS dibawanya menjadi Bank Syariah nomor 2 setelah BSM, sebelumnya nomor 4 dibawah BSM, BNI Syariah dan Muamalat. Diantara anak perusahaan BRI, BRIS menjelma menjadi nomor 1 dari 8 anak perusahaan. Fidri juga berhasil merubah potofolio BRIS dari 35 % komersil dan 65% Ritel/UMKM ditahun 2018 menjadi saat ini komersil 20 % dan Ritel/UMKM menjadi 80 %. Program kerja beliau selama ini penekanan pada Transformasi Tekhnoli dan Tranformasi SDM (Culuture) disamping itu bersinergi dengan Komunitas halal dan 726 Pesantren se Indonesia. Pada tahun 2020 in i dibidang KUR BRIS menyalurkan 4,5 Triliun sehingga diganjar penghargaan oleh Republika 2 tahun berturut – turut 2019 dan 2020. KPR subsidi (FLPP) sebesar 1,3 Tahun.

Baca juga :  AHY Bawa Demokrat Raih Predikat Partai Paling Informatif

Sebelumnya Fidri, memperoleh penghargaan sebagai Terbaik 1 di BRI Konvensional saat menjadi Pemimpin Kantor Wilayah Semarang selama 16 bulan berturut – turut. Direktur yang hobi sepak bola dan low profile ini merupakan cucu dari Gubernur pertama Sumbar Kaharudin Dt Rangkayo Basa dan Putra dari Ketua DPRD Sumbar tahun 1989 sampai 1999, Djohari Kahar. (rilis)