Padang, inioke.com— Mendengar adanya musibah yang melanda Panti Asuhan Bunda Saiyo di Balai Gadang, Koto Tangah, Padang, dimana suami pengurus meninggal dunia akibat Covid 19, Karambia Runners melalui Ketuanya Machwel Pareira segera mengumpulkan donasi dari semua anggota. Sebelumnya Karambia Runners berbagi masker kain kepada masyarakat kota Padang, dan kali ini memberikan bantuan dalam bentuk kebutuhan sehari hari.

Berbagi di Panti Asuhan

Panti Asuhan Bunda Saiyo ini memang tengah viral di media online. Suami pengurus panti  meninggal. Sedangkan  Nofyelni, Ketua Yayasan pun, terpapar Covid 19,  kini tengah menjalani perawatan di RSAM Bukittinggi. Sementara anak mereka juga positif dan dirawat di RSUD Rasidin Padang.

Rentetan musibah tersebut, membuat para penghuni yang terdiri dari anak yatim dan kurang mampu mengalami krisis kepercayaan diri dan juga krisis pangan. Mereka pun otoatis menjadi ODP akibat dari terpaparnya pengurus dengan virus ini.

Karambia Runners, Jumat 15 Mei,  melalui beberapa anggotanya, yakni Isni Wahyuni, Vilda Yahya, Herry Tanjung, Indira Malik dan Munawar menyerahkan bantuan berupa sembako, kebutuhan dasar (peralatan mandi) dan kebutuhan sehari hari (susu dan cemilan).

Baca juga :  India dan Tiongkok Membicarakan Masalah Ketegangan Perbatasan

Indira Malik yang ditunjuk oleh Ketua sebagai Koordinator aksi ini mengatakan, bahwa Karambia Runners akan selalu berada di garda terdepan dalam memberikan bantuan kemanusiaan bagi yang terdampak. Walaupun tidak banyak, tetapi Karambia Runners akan selalu berusaha memberikan yang terbaik.

Karambia Runners merupakan komunitas para pehobi olahraga lari yang berdiri tahun 2018 dan sampai sekarang telah memiliki lebih dari 200 anggota yang tersebar di seantero Sumatera Barat, Riau, Jakarta dan Jawa Barat. Komunitas ini merupakan penyelenggara event lari internasional pertama BRI Mandeh Run 2019 yang diinisiasi oleh Andrinof A Chaniago yang  sekarang Wakil Komisaris Utama Bank Mandiri. (Rel)