Payakumbuh, inioke.com—Meskipun telah melunasi biaya pemberangkatan haji tahun ini, calon jamaah haji (CJH) Kota Payakumbuh tak bisa berangkat. Jumlahnya sebanyak 251 orang.

Keberangkat mereka mesti ditunda ke tahun 2021. Ini berdasarkan keputusan Menteri Agama. ”Penundaan pemberangkatan ini dengan pertimbangan keselamatan CJH karena pandemi Covid-19,” kata Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Payakumbuh, Ramza Husmen, didampingi Kepala Seksi Haji Jufrimal, Selasa (2/6).

Sebelum keluarnya keputusan Menteri Agama terkait penundaan keberangkatan itu, sambungnya, CJH asal Kota Payakumbuh telah menyelesaikan semua administrasi dan juga hampir menyelesaikan seluruh tahapan sebelum berangkat.

”Bahkan CJH tersebut telah melaksanakan suntik meningitis. Manasik mandiri juga telah dilaksanakan oleh calon jamaah haji,” sebutnya.

Ia mengatakan, pihaknya akan segera menyampaikan terkait penundaan keberangkatan itu kepada seluruh jamaah haji. ”Kita mempunyai grup WhatsApp. Kita juga akan meminta seluruh KUA di kecamatan dan pengurus masjid untuk menyampaikannya kepada jamaah,” ujarnya.

Ramza pun meminta masyarakat bersabar dan ikhlas dengan keputusan penundaan tersebut. ”Insya Allah ada rencana lain di balik ini. Kita harus ikhlas dan sabar. Atas izin Allah tahun depan kita akan berangkat,” sebutnya. (std)

Baca juga :  ODP di Kabupaten Tanah Datar Tertinggi di Sumbar.