Limapuluh Kota, inioke.com–Bawaslu Sumbar memastikan kesiapan serta penyimpanan logistik Pilkada 2020 agar tidak timbul masalah di hari pemungutan suara.

Ketua Bawaslu, Sumbar Surya Efitrimen, memantau langsung pendistribusian logistik ke sejumlah kecamatan dalam wilayah Kabupaten Limapuluh Kota.

“Dari sejumlah kecamatan yang kita kunjungi, belum ditemukan permasalahan yang berarti dalam pendistribusian ke kecamatan dan ke TPS,” ucap Surya Efitrimen didampingi Ketua Bawaslu Limapuluh Kota, Yoriza Asra saat meninjau gudang penyimpanan logistik Pilkada di Kecamatan Guguk, Senin (7/12).

Selain pengecekan logistik dan APK, Surya juga menggali informasi terkait kemungkinan terjadinya permasalahan yang dapat mengganggu kelancaran pemungutan suara hingga penghitungan suara.

“Segala kemungkinan permasalahan yang akan muncul, harus diantisipasi agar pemungutan suara hingga penghitungan berjalan lancar, termasuk masalah kesehatan para penyelenggara,” pesan Surya Efitrimen.

Meski di kecamatan ini baru logistik Pemilihan Gubernur yang sudah sampai dan lengkap, namun Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Nurmadi, memastikan Senin malam ini semua logistik untuk Pemilihan Bupati (Pilgub) sudah sampai ke gudang kecamatan untuk selanjutnya didistribusikan ke 72 TPS dalam wilayah Kecamatan Guguk.

Baca juga :  Gerakan Kurva Landai untuk Memutus Rantai Penularan Virus Corona

“Logistik Pilbup sedang dalam perjalanan, kemungkinan sore ini sudah sampai di kecamatan,” ucap Nurmadi pada Ketua Bawaslu Sumbar.

Sama halnya saat berkunjung ke Kecamatan Guguk, Surya Efitrimen melihat langsung logistik juga sudah lengkap untuk 41 TPS yang ada di kecamatan ini. Baik logistik Pilgub maupun pilbup. Bahkan APD petugas TPS sudah didistribusikan semuanya. Tinggal kotak suara dan perlengkapannya yang akan didistribusikan pada H-1 ke masing-masing nagari dan jorong dimana TPS berada.

Ketua Bawaslu Limapuluh Kota, Yoriza Asra mngatakan, hingga jelang hari pencoblosan Pilkada Serentak, yang ditetapkan, Rabu, 9 Desember 2020, pendistribusian logistik di Kabupaten Limapuluh Kota telah menjangkau 8 kecamatan dari 13 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota.

Hal itu dilaporkan langsung Yoriza Asra kepada Ketua Bawaslu Sumbar Surya Efitrimen yang melakukan monitoring ke daerah tersebut. Monitoring yang dilakukan Bawaslu Sumbar ke seluruh kabupaten kota di sumbar, terkait pengawasan kesiapan penyelenggara dalam pelaksanaan pencoblosan, sosialisasi anti politik uang, penertiban APK serta penerapan protokol kesehatan di TPS saat hari H pencoblosan Pilkada Serentak 2020.

Baca juga :  Ini Kewajiban Pengurus Rumah Ibadah dalam Penanganan Covid-19

“Memang, dalam pendistribusian logistik Pilkada ini, KPU memprioritaskan kecamatan-kecamatan terjauh. Dari pengawasan yang kita lakukan, kecamatan terjauh yang telah terdistribusi logistik baik untuk Pilgub dan Pemilihan Bupati yakni di kecamatan Kapur IX. Pangkalan, Bukit Barisan, Gunung Omeh, Suliki, Guguk, dan Mungka. Pengamanan logistik dilaksanakan oleh kepolisian,” jelas Yoriza.

Sedangkan kecamatan yang tidak jauh jangkauannya, lanjut Yoriza, diperkirakan H-1 sudah tuntas di distribusikan.

“Untuk distribusi logistik ini, kita dari Bawaslu Kabupaten Limapuluh Kota selalu memantau pergerakannya agar tidak menimbulkan masalah, khususnya di saat hari H pencoblosan,” ungkap Yoriza.

Surya Efitrimen mengapresiasi tugas pengawasan yang dilakukan Tim Bawaslu Kabupaten Limapuluh Kota. Surya Efitrimen agar seluruh jajaran Bawaslu hingga kecamatan mengawasi ketat pendistribusian logistik termasuk Alat Pelindung Diri (APD) hingga ke petugas TPS.

“Tim Bawaslu di lapangan harus memastikan logistik yang didistribusikan benar-benar sampai ke tempat penyimpanan yaitu di kantor PPK tiap kecamatan, hingga pendistribusiannya ke setiap TPS,” pesan Surya Efitrimen yang didampingi Hendrik staf sekretariat Bawaslu Sumbar.

Baca juga :  550 Warga Binaan Lapas Muaro Padang Dapat Remisi Lebaran

Di Kabupaten Limapuluh kota, terdapat 268.212 pemilih yang terbagi di 797 TPS dalam 79 desa dan Kelurahan. (ioc/rls)