Padang, inioke.com–Anggaran penanganan wabah COVID-19 di Sumbar harus segera ditetapkan sebelum kondisi kian memburuk. Pasalnya, sejak ditemukan pasien positif COVID-19 di Sumbar, rata-rata penambahan terkonfirmasi positif 1 orang perhari.

Melihat kondisi demikian, Ketua DPRD Sumbar, Supardi, meminta Gubernur Irwan Prayitno memasukkan perubahan anggaran darurat penanggulangan COVID-19 untuk dibahas dan ditetapkan DPRD. Jika tidak juga dimasukkan, Supardi khawatir virus ini akan semakin mewabah di Sumbar.

“Tidak ada kata-kata lain, segera masukkan anggaran darurat penanggulangan COVID-19, agar segera ditetapkan. Jangan menganggap ringan permasalahan ini,” tegas Supardi, Kamis (2/4).

Ditambahkannya, bukan cuma penganggaran saja yang penting, pengawasan pada orang keluar dan masuk Sumatera Barat juga harus diperketat, untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini.

“Penyebarannya sangat cepat, namun bisa ditangkal jika kita waspada dan mau mengikuti protokol kesehatan. Begitu juga Pemprov Sumbar, harus tegas dalam mengantisipasi semua ini, termasuk dalam mengawasai keluar masuknya orang. Ini bukan lagi dalam situasi normal, tapi sudah masuk situasi luar biasa,” tambahnya.

Baca juga :  Nasrul Abit ajak perantau Solok dukung pelestarian ikan bilih

Supardi juga meminta agar masyarakat jangan keluar rumah, kecuali untuk urusan yang sangat penting.

“Kita amat paham bagaimana rumitnya masyarakat menghadapi semua ini, namun pilihan pahit harus dilakukan,” ungkapnya lagi. (GYN)