Padang, inioke.com–Ketua KPU Sumbar, Amnasmen, mengadukan postingan Facebook oknum petugas posko PSBB Lubuk Peraku atas nama RS ke Polda Sumbar. Postingan itu berupa KTP dan video yang viral beberapa hari belakangan.

Amnasmen didampingi Penasehat Hukum, Aermadepa, mendatangi Mapolda Sumbar untuk melaporkan pemilik akun Facebook atas nama RS tersebut, Sabtu (16/5)

“Dalam postingan tersebut, ada KTP dan tiga buah video, itu yang kami laporkan,” kata Aermadepa di Mapolda Sumbar, Padang.

Sebagaimana diatur dalam Undang-undang ITE, menurut Aermadepa, postingan tersebut mengandung unsur pencemaran nama baik yang diatur dalam pasal 27 ayat 3, dan penyampaian identitas yang seharusnya dilindungi tanpa persetujuan yang bersangkutan.

Aermadepa menyampaikan, mereka tidak mempersoalkan insiden yang terjadi di Posko PSBB perbatasan Solok-Padang tersebut.

“Kami hanya fokus pada postingan Facebook. Bukan pada tidak selesai atau selesainya, kami tidak mempersoalkan,” ujarnya.

Ia melanjutkan, proses yang ada saat ini baru sebatas pengaduan, disebabkan sekarang hari Sabtu. Hari Senin nanti akan diteruskan ke Ditreskrimsus Polda Sumbar.

Baca juga :  Mari Menikmati Bubur Kampiun Sedap Malam di Padang Panjang

“Baru nanti ada prosesnya, udah laporan sifatnya,” tuturnya.

Sementara itu, Amnasmen tampaknya tidak ingin berkomentar banyak soal pengaduan yang dibuat itu. Ia menyerahkan semuanya kepada Kuasa Hukumnya.

Belajar dari kejadian yang menimpa dirinya, Amnasmen menyebutkan sudah menyiapkan surat tugas bagi anggota KPU Sumbar yang punya KTP non Kota Padang. (gyn)