Padang, inioke.com–Hari ini Komisi Informasi Sumbar melaksanakan visitasi ke badan publik yang masuk nominasi Anugerah Keterbukaan Informasi Publik.

“Sampai hari ini hingga 16 Oktober 2020, kami melakukan visitasi ke badan publik yang masuk nomonasi menuju Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2020,” ujar Ketua Monev KI Sumbar 2020, Tanti Endang Lestari kepada media, Senin (5/10).

Menurut Tanti, visitasi ini merupakan penilaian tahap ketiga setelah Tim Monev melakukan penilaian terhadap kuesioner mandiri dan website resmi badan publik.

“Visitasi selain melakukan cek fisik dokumen juga penilaian terhadap 5K yaitu Komitmen, Koordinasi, Komunikasi dan Kolaborasi serta Konsistensi pimpinan badan publik atau PPID Badan Publik untuk taat asas terhadap UU 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” ujar Tanti.

Hasil rapat tim penilai Monev KI Sumbar seperti dilaporkan kepada Ketua KI Sumbar setiap kategori hanya ada lima nominator.

Badan publik yang masuk nominasi antara lain kategori OPD ada RSJ Prof HB Saanin, Sekretariat DPRD Sumbar, RSUD Pariaman, RSUD Solok dan Dinas Pemuda dan Olah Raga Sumbar.

Baca juga :  Bawaslu Sumbar Serahkan 17 Temuan kepada KASN terkait Netralitas ASN dalam Tahapan Pilkada 2020

Sedangkan kategori instansi vertikal, yaitu, Bawaslu Sumbar, BPS Sumbar, BPK Perwakilan Sumbar, Balitbu Sumbar dan KPU Sumbar. Kemudian Pemerintah Kabupaten/Kota antara lain Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Bukittinggi, Kota Pariaman, Kota Padang Panjang dan Kabupaten Limapuluh Kota.

KPU Kabupaten/Kota yang masuk nominasi yaitu, KPU Dharmasraya, KPU Kota Padang, KPU Kota Sawahlunto, KPU Kota Bukittinggi dan KPU Pesisir Selatan. Bawaslu Kabupaten/Kota yakni Bawaslu Kota Solok, Bawaslu Kota Pariaman, Bawaslu Kabupaten Solok, Bawaslu Kabupaten Agam dan Bawaslu Kabupaten Tanah Datar.

Perguruan Tinggi masuk nominasi, Poloteknik Negeri Padang, Institut Teknologi Padang, Politeknik Pelayaran Sumbar, Politeknik Pertanian Payakumbuh dan UPI YPTK. Kategori sekolah ada SMAN 3 Padang, SMAN 2 Payakumbuh, SMKN 3 Pariaman, SMA N 2 Pariaman dan SMA N 1 Harau.

Sementara itu, BUMN/BUMD masuk nominasi, Bank Nagari, PT KAI, PT PLN, PT Semen Padang dan PT Taspen. Partai politik; Partai Golkar, PKS, PKB, PPP dan Demokrat.

Untuk pemerintah nagari yang masuk nominasi KIP, Nagari Tanjung Haro Sikabu Kabu Kabupaten Lima Puluh Kota, Nagari Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya, Nagari Tigo Koto Aur malintang Kabupaten Padang Pariaman, Nagari Lunang III, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Nagari Sungai Duo Kabupaten Dharmasraya.

Baca juga :  182 Orang Positif COVID-19 di Sumbar Sekarang

Nofal Wiska menegaskan pelaksnaaan tahapan visitasi semua personil yang terlibat harus mengikuti Protokol Kesehatan dan mentaati Perda Adaptasi Kebiasaan Baru.

“Harus dan harus karena ini merupakan regulasi !sah dan untuk keselamatan bbb semua, pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun,” ujar Nofal. (ioc/rel)