Padang, inioke.com–Kota Padang akan memasuki masa transisi menuju new normal atau tatanan normal baru produktif dan aman covid-19 (TNBPAC) mulai besok (8/6). Masa transisi ini akan berlangsung selama sepekan atau berakhir 12 Juni nanti.

Wali Kota Padang, Mahyeldi, mengatakan, terkait dalam masa transisi menuju new normal ini, telah menyiapkan segala sesuatunya. Diantaranya membuat Peraturan Wali Kota (Perwako), serta menyurati semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melakukan sosialisasi tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19.

“Sosialisasi ini harus dilakukan secara masif kepada stakeholder terkait dan masyarakat selama masa transisi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ada beberapa sektor yang wajib diperhatikan dalam menyiapkan Kota Padang menuju new normal di masa transisi. Mulai dari sektor transportasi, sosial budaya, kesejahteraan rakyat, perdagangan, tenaga kerja perindustrian, pendidikan dan lain sebagainya.

“Sehingga dengan itu, diharapkan semua dan segala sesuatunya nanti bisa diukur bagaimana capaiannya selama masa transisi ini. Dan, nantinya jelas apakah kita betul-betul siap menerapkan new normal atau tidak. Maka itu, kepada OPD terkait harus membuat schedule bagaimana sosialisasi itu harus dipastikan sampai dan ditindaklanjuti ke semua stakeholder di masing-masing OPD yang juga diketahui camat setempat,” ungkap Mahyeldi.

Baca juga :  Pelanggar PSBB di Padang Diberi Sanksi Sosial dan Denda

Terkait penanganan Covid-19, Mahyeldi mengatakan, klaster Pasar Raya Padang yang dioptimalkan ke depan untuk diputus penyebarannya.

“Yakni bagi yang dalam status Orang Tanpa Gejala (OTG) harus kita jangkau secara optimal ke depan. Begitu juga dimana saja di Kota Padang ini harus bisa kita deteksi dan lakukan swab. Alhamdulillah dalam hal ini kita juga didukung pihak Labor Universitas Andalas,” ujarnya.

Dalam menjalani masa transisi menuju penerapan pola tatanan normal baru ini dibutuhkan kesiapan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan. Memakai masker atau alat pelindung diri (APD) kemana bepergian, menjaga jarak (physical dan soslcial distancing), cuci tangan pakai sabun/hand sanitizer dan menjaga kesehatan sehingga imun tubuh menjadi kuat.

“Selama menjalani masa transisi ini kita juga akan membuat komitmen dengan stakeholder terkait dan seluruh elemen masyarakat di Kota Padang sekaitan pemenuhan standar protokol Covid-19 yang wajib dilakukan. Kita juga sudah membuat Perwako dan juga ditindaklanjuti dengan Peraturan Daerah (Perda) nantinya, sehingga ada sanksi tegas bagi pelanggar,” tegasnya.

Baca juga :  Asisten 1 Ikuti Festival PPM Universitas Pertamina

Lebih lanjut Mahyeldi mengimbau seluruh warga Kota Padang untuk mematuhi  protokol kesehatan di masa-masa mendatang.

“Meski kita sedang transisi menuju fase tatanan normal baru bukan berarti kita bisa beraktifitas seperti sedia kala sebelum Covid-19 melanda. (mdj)