Padang Panjang, inioke.com–Kota Padang Panjang  pioner dan pertama di Sumatera Barat yang telah berhasil menjalankan program Inventarisasi Tanah Instansi Pemerintah (INTIP).

Sejak diamanahkannya Kanwil Badan Pertanahan Negara (BPN) Provinsi Sumatera Barat oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada tahun 2019 untuk menjadi lokasi dari proyek INTIP (Inventarisasi Tanah Instansi Pemerintah) tersebut. Kanwil BPN Provinsi Sumatera Barat langsung memilih tempat di Kota Padang Panjang tepatnya di Kecamatan Padang Panjang Barat untuk menjadi proyek INTIP pertama di Sumatera Barat setelah itu berlanjut ke tahun 2020 di Padang Panjang Timur.⁣

“Sehingga sekarang Kota Padang Panjang adalah pionernya dan yang pertama di Sumatera Barat yang telah berhasil menjalankan program INTIP ini,” ungkap Kepala Bidang Pengadaan Tanah Kanwil BPN Provinsi Sumatera Barat, Upik Suryati didampingi Kepala Seksi Penilaian Tanah, Ricki Novaldi usai melakukan rapat dengan Walikota Padang Panjang di Ruang VIP, kemarin.⁣

Upik menjelaskan, dipilihnya Kota Padang Panjang sebagai pilot project dalam program INTIP ini yaitu karena proyek ini adalah proyek yang pertama sehingga resiko sekecil apapun tentunya juga dipikirkan.⁣

“Bukan karena Kota Padang Panjang kota kecil, itu tidak. Sebenarnya asetnya sudah tertata dan juga sudah ada bagian aset yang menata dengan baik, tapi tentunya secara administrasi pertanahan juga juga perlu dipikirkan, maka kami memilih Kota Padang Panjang, sehingga alhamdulillah sukses untuk dua tahun ini,” jelasnya⁣

Ia berharap setelah terselenggaranya program Inventarisasi Tanah Instansi Pemerintah ini, diharapkan Pemko Padang Panjang dapat menjaga aset dan semuanya sudah terdaftar menjadi sertifikat. ⁣

“Karena hasil dari Inventarisasi itu masih ada aset di Kota Padang Panjang ini yang belum terdaftar dan ada yang sudah terdaftar tetapi belum menjadi atas nama Pemko Padang Panjang,” tukasnya. (ioc/rilis)

Baca juga :  Kumpulkan Camat dan Lurah, Sekda Padang Panjang Bertegas-tegas Soal Suket Domisili dan Aturan Zonasi PPDB 2020