Padang, inioke.com–Selain virus corona, semua pihak juga harus mengantisipasi virus elektoral berupa politik uang, sara, ujaran kebencian dan hoaks, yang sudah terlebih dahulu menggerogoti dan jauh lebih berbahaya, serta dapat merusak demokrasi.

Mengatasi segala macam virus yang akan menjangkiti pemilihan serentak lanjutan 2020, KPU Sumbar melakukan sosialisasi ke berbagai kelompok masyarakat dan stakeholder secara masif. Diantaranya, berkaitan dengan protokol kesehatan dalam pencegahan dan penanggulan covid-19.

“Kita berharap semua pihak dapat menyebarkan dan menerapkan informasi pentingnya protokol kesehatan dalam setiap tahapan pemilihan ini, sehingga terhindar dari penularan covid-19,” ulas Ketua Divisi Sosialisasi, pendidikan pemilih, dan partisipasi masyarakat KPU Sumbar, Gebril Daulai, dalam kegiatan sosialisasi di Hotel Grand Zuri Padang, Senin (21/9).

Sosialisasi tersebut Bawaslu Sumbar, Pemprov Sumbar, TNI, POLRI, Pasangan Calon, Partai Politik, wartawan dan juga lembaga negara lainnya. Sosialisasi diawali dengan laporan kegiatan, disampaikan Kabag Hukum, Teknis dan Hupmas, Aan Wuryanto.

“Kami berterimakasih pada semua peserta yang sudah respon terhadap undangan sosialisasi ini, demi kepentingan bersama, dalam penyelenggaran pesta demokrasi,” ujar Aan.

Baca juga :  Disdik Sumbar Dipermalukan Oknum Anak SMP, Berhasil Retas Situs PPDB

Anggota Bawaslu Sumbar, Vifner, mengatakan, ini harus terus dilakukan KPU khususnya dan berbagai lembaga pada umumnya, sehingga pelaksanaan tahapan Pilkada berjalan sesuai aturan dan mengikuti protokol kesehatan.

“Sosialisasi ini harus dilakukan secara masif, agar dalam penyelenggaraan pilkada tidak berdampak terhadap penyebaran virus corona dan pemilih serta penyelenggara tidak merasa takut untuk ke TPS,” katanya.

Selain undangan, juga tampak kasubag Teknis dan Hupmas Jumiati, kasubag Hukum Yusrival Yaqub, serta staf dan pegawai KPU Sumatera Barat. (ioc)