Padang, inioke.com—Komisi Pemilihan Umum Sumatera Barat melakukan pengundian nomor urut pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar dalam pemilihan serentak lanjutan 2020. Pleno pengundian nomor urut ini dibuka dan ditutup oleh Ketua KPU Sumbar, Amnasmen, didamping Anggota, yaitu, Nova Indra, Gebril Daulai, Yanuk Srimulyani, dan Izwaryani, serta Sekretaris Firman.

Pengundian nomor urut ini diawali dengan pembacaan tata tertib oleh Ketua Divisi Hukum KPU Sumbar, Yanuk Srimulyani. Setelah pembacaan tata tertib pengundian nomor urut selesai, para pasangan calon, yang diwakili oleh calon wakil gubernur, diminta mengambil bola yang berada dalam wadah kaca transpran. Pengambilan nomor tersebut berdasarkan kehadiran pasangan calon. Genius Umar mengambil bola pertama karena hadir terlebih dulu, diikuti Ali Mukhni, Audy Joinaldy, dan Indra Catri.

Setelah mengambil bola dari dalam wadah kaca tersebut, masing-masing pasangan diminta membuka bungkusnya bersama-sama. Pada bola tersebut, tertulis angka-angka yang akan menjadi patokan dalam mengambil kertas nomor urut. Pasangan yang mendapat angka paling kecil dipersilakan mengambil kertas terlebih dahulu, diikuti nomor terkecil berikutnya. Pasangan Mahyeldi-Audy Joinaldy mendapat nomor bola terkecil langsung diminta mengambil kertas nomor urut pertama kali. Diikuti secara berturut-turut pasangan Nasrul Abit-Indra Catri, Mulyadi-Ali Mukhni, dan Fakhrizal-Genius Umar.

Baca juga :  Pemkab Solok Selatan minta perusahaan berkomitmen laksanakan TJSLP

Gulungan nomor urut sepanjang 1 meter itu dipegang oleh masing-masing pasangan calon. Kemudian dibuka dan dibentangkan oleh Calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Di sana tertera nomor urut yang mereka dapatkan, yaitu, nomor urut 1 didapat oleh pasangan Mulyadi-Ali Mukhni, nomor urut 2 oleh Nasrul Abit-Indra Catri, nomor urut 3 oleh Fakhrizal-Genius, dan nomor urut 4 oleh Mahyeldi-Audy Joinaldy.

Usai penetapan nomor urut, para pasangan calon membacakan pakta integritas secara bersama yang dipandu oleh Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Sumbar, Izwaryani. Kemudian dilanjutkan penandatanganan pakta integritas oleh masing-masing pasangan calon.

“Setelah pengundian nomor urut ini, pasangan calon sudah boleh melakukan kampanye sesuai jadwal dan ketentuan yang diatur melalui Peraturan KPU. Kita harapkan kampanye dan pemungutan suara nanti berlangsung aman, damai dan sehat. Pilkada badunsanak tetap menjadi filosofi dan semangat kita, serta patuh pada protokol kesehatan, sebab kita berada dalam masa pandemi,” ungkap Ketua KPU Sumbar, Amnasmen. (ioc)