Pasaman, inioke.com–Infrastruktur, jaringan internet, kesehatan dan pendidikan masih menjadi persoalan daerah terpencil dan harus dijadikan perhatian yang tak boleh dipisahkan oleh pemerintah.

“Semua kendala ini harus bisa kita atasi bersama, sesuai kewenangan masing-masing. Baik Provinsi maupun Kabupaten dan Kota,” ujar Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, saat mengunjungi daerah-daerah terpencil di Kabupaten Pasaman.

Selama tiga hari di Pasaman, Wagub Sumbar meninjau sejumlah lokasi pembangunan infrastruktur jalan, jaringan informasi dan pengairan serta pertemuan dengan masyarakat.

“Kita mengunjungi daerah terpencil ini, untuk bisa langsung melihat secara nyata progres pembangunan yang sudah dilakukan, termasuk menyerap langsung aspirasi masyarakat setempat. Jangan hanya kita mendapatkan laporan saja, tapi harus cek dan lihat langsung ke lapangan,” ungkap Nasrul Abit.

Pada hari pertama kunjungan kerja (kunker) ke Pasaman tersebut, Nasrul Abit bersama tim meninjau ruas jalan di Padang Sawah-Kumpulan dan Batang Masang, Nagari Limo Koto, Kecamatan Bonjol

Dari lokasi tersebut, Nasrul dan rombongan bertolak ke Jorong Rumbai, Nagari Muara Tais dan dilanjutkan pertemuan dengan masyarakat di los pasar Rumbai hingga malam.

Baca juga :  Kawasan Delta Malvinas Siteba Direncanakan sebagai Objek Wisata Alam di Padang

Nasrul Abit menerangkan, di tengah segala keterbatasan anggaran, Pemprov terus berupaya mengalokasikan anggaran untuk penanganan ruas jalan yang menjadi kewenangan Provinsi Sumbar, salah satunya infrastruktur jalan. Ia sudah melihat secara langsung persoalan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Tanjung Lebar ini. Persoalan utama, masih minimnya infrastruktur dasar, khususnya aksesibilitas jalan dan energi listrik.

Terkait penyediaan energi listrik, kata Nasrul Abit, Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat telah mengupayakan penyediaan jaringan listrik ke wilayah ini melalui program Listrik Masuk Desa.

“Alhamdulillah, setelah kita tinjau di daerah perbatasan, sudah terealisasi dan masyarakat disana sudah menikmatinya,” ungkapnya.

Selanjutnya, Nasrul Abit juga menceritakan bagaimana kolaborasi antara pemerintah provinsi dengan kabupaten kota sudah berjalan dengan baik. Khususnya, untuk membuka jalan baru supaya tersentuh pembangunan bagi daerah yang terisolir.

“Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu kunci untuk mencapai pertumbuhan ekonomi berkelanjutan bagi daerah, kita berkolaborasi untuk perbaikan jalan ini,” tukasnya.

Adapun organisasi perangkat daerah atau OPD yang ikut rombongan antara lain Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR, Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air atau PSDA, Dinas Kehutanan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar. (ioc/rilis)

Baca juga :  Nasrul Abit Razia Perbatasan Sumbar-Riau, Enam Mobil Travel Disuruh Putar Balik