Pasaman, inioke.com–Menjalankan Tata Norma Kehidupan Baru dan Pasca Pandemi Corona Virus Disease (Covid) 19, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Lubuksikaping, Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Pasaman menyambangi pesantren dan serahkan ribuan masker kepada para santri melalui pimpinan pondok pesantren.

“Ya, kali ini pondok pesantren menjadi perhatian serius kita, jangan sampai para santri di pondok pesantren jadi klaster baru Covid 19,” ujar Haryadi, Kepala UPT BLK Lubuksikaping usai menyerahkan masker kepada Ahmad Nawawi Siregar, pimpinan pondok pesantren Yapa Kombang Baru,Tapus, di Padang Gelugur Kamis (23/7) kepada media ini.

Pondok pesantren menjadi sasaran serius Balai Latihan Kerja (BLK) di Pasaman dan membagikan masker ke pesantren secara langsung sebagai kegiatan sosial peduli Covid 19.

Hal ini sebagai upaya untuk mencegah laju penularan covid-19 di kalangan santri dan menghindari agar pondok pesantren menjadi klaster baru Covid 19. Dan pembagian masker kali ini akan dilakukan dibeberapa titik pesantren yang ada di Kabupaten Pasaman, seperti di Rao, Panti, Duo Koto dan Bonjol.

Baca juga :  Pemerintah Optimis Pertumbuhan Ekonomi 4,5 - 5,5 persen Tahun 2021 Cukup Realistis

“Para santri adalah aset berupa sumbedaya berharga generasi Bangsa, jangan sampai justru para calon-calon ulama di pesantren inj jadi sasaran Covid 19 atau pesantren justru jadi jadi klaster baru penularan Covid 19”. Sebut Haryadi yang dikenal getol bagi bagi masker ini kepada warga saat pandemi.

“Kita tentu menjadi terkesima, sebagai mana kita ketahui bersama, para santri inikan tugasnya belajar dan mengaji, agar santri tenang dalam menjalankan tugasnya dalam belajar, kami siapkan maskernya,” kata Haryadi.

Haryadi menjelaskan, masker yang dibagikan adalah masker hasil karya dari BLK Lubuksikaping yang sengaja di jahit disaat menghadapi pandemi Covid 19 sesuai arahan dari Ibu Menteri Ketenagakerjaan RI melalui UPTP BLK Padang bahwa BLK harus ikut andil mencegah penyebaran dan penularan Covid 19.

“ini kelanjutan dari aksi sosial bagi bagi masker kita kepada warga dan sasarannya kali ini adalah para calon calon ulama”, jelas Haryadi yang pernah dinyatakan positif Covid 19 ini beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Haryadi, sebelumnya BLK Lubuksikaping juga telah membagikan 15 Ribu masker gratis ke pasar-pasar tradisional dan tempat-tempat ibadah di Pasaman.

Baca juga :  Pemerintah Arab Saudi Tetap Selenggarakan Haji Namun Terbatas

Haryadi menambahkan, kepedulian semacam ini tidak boleh terhenti. Ini harus terus kita lakukan sebagai upaya bersama dalam memerangi covid-19, sehingga upaya penerapan tata normal kehidupan baru atau “new normal” pasca pandemi dimasa mendatang di Pasaman berjalan dengan maksimal dengan melibatkan seluruh komponen. (ioc)