Jakarta, inioke.com—Bulan Ramadan hampir tiba. Namun, tahun ini Ramadan dalam masa tanggap darurat COVID-19. Banyak ibadah berjamaah dan kegiatan bersama yang ditiadakan dalam kondisi saat ini, termasuk buka puasa bersama, sebagai bentuk suka cita dan menjalin silaturahim dalam berpuasa.

Kementerian Agama telah menerbitkan surat edaran mengenai panduan ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah di tengah pandemi Covid-19. Edaran yang ditujukan kepada Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) seluruh Indonesia ini diterbitkan Menteri Agama Fachrul Razi, kemarin (6/4).

“Surat edaran ini dimaksudkan untuk memberikan panduan beribadah yang sejalan dengan syariat Islam sekaligus mencegah, mengurangi penyebaran, dan melindungi pegawai serta masyarakat Muslim di Indonesia dari risiko Covid-19,” kata Fachrul.

Selain mengatur tentang ibadah Ramadan dan Idul Fitri, surat edaran tersebut juga memandu penyaluran zakat, infak dan sedekah. Namun, panduan ini tidak berlaku selamanya, bisa diabaikan bila telah diterbitkannya pernyataan resmi Pemerintah Pusat, untuk seluruh wilayah negeri, atau Pemerintah Daerah untuk daerahnya masing-masing, yang menyatakan keadaan telah aman dari Covid-19.

Baca juga :  Raja Salman Bicarakan Nasib Palestina dengan Donald Trump

Berikut isi Surat Edaran Nomor 6 Tahun 2020 tersebut: