Padang, inioke.com–Meningkatkan kemampuan menyusun pembukuan keuangan dalam usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tamansiswa Padang, memberikan penyuluhan di kelurahan Barung Taba, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Kamis (16/7).

Penyuluhan dengan tema pentingnya literasi keuangan untuk kepentingan UMKM di masa pandemi Covid-19 tersebut dihadiri warga setempat, serta perangkat kelurahan dan kelompok masyarakat, khususnya yang memiliki usaha industri rumah tangga.

Penyuluhan yang dipimpin Dosen Pembibing Lapangan Liza Zulbahri dan Zaharnis  dengan Ketua Kelompok Ibnu Jamarisa ini, memberikan beberapa masukan pada masyarakat, dan melakukan tanya jawab secara interaktif, sehingga bisa dipahami semua yang hadir. Penyuluhan yang merupakan bagian pengabdian masyarakat dari mahasiswa tersebut, selain dihadiri dosen pembimbing juga diikuti mahasiswa KKN di Kecamatan Lubeg.

“KKN merupakan salah satu cara pengabdian yang dilakukan mahasiswa, dalam mengaplikasikan ilmu yang didapatkan di kampus pada masyarakat, sehingga mahasiswa bisa menjadi pionir dalam meningkatkan kemampuan masyarakat,” ulas Zaharnis.

Pernyataan dosen Pertanian Unitas Padang ini ditambahkan Liza, dimana selama ini mahasiswa hanya berpikir mencari kerja, dengan KKN mereka bisa berpikir membuka peluang kerja, sehingga bisa mengembangkan ilmu yang mereka dapatkan untuk mengakomodir kebutuhan kerja masyarakat, salah satunya menggerakkan usaha UMKM.

Baca juga :  Waspada Corona, Pemkab Pesisir Selatan Hentikan Apel Gabungan

“Kita berharap, lulusan Unitas Padang tidak mencari peluang kerja, tapi membuka peluang kerja dan bisa merekrut masyarakat untuk bekerja, meskipun dalam skala kecil, salah satunya dengan menggerakkan UMKM,” ulas Liza.

Apa yang diinginkan kedua dosen pembimbing lapangan tersebut, tampaknya mendapat respon positif dari mahasiswa, terbukti dengan semangat keilmuan mereka memberikan penyuluhan dan dapat diterima masyarakat.

Ketua kelompok KKN Ibnu Jamarisa dengan anggotanya, selalu turun ke lapangan, memberikan masukan langsung pada masyarakat, sesuai dengan bidang keilmuan yang mereka miliki.

“Kami sangat memahami tujuan dilepas ke lapangan dalam bentuk KKN, karena ini menguji sampai sejauh mana kami mampu mengabdi pada masyarakat sesuai ilmu yang kami dapat di kampus,” kata Ibnu didampingi mahasiswa lainnya.

Ditambahkannya, mereka merasa bahagia karena mendapat sambutan positif dari masyarakat Batung Taba serta pihak aparatur kelurahan, terbukti setiap pertemuan selalu ramai dikunjungi dan tanpa ada kendala berarti.

“Kami berterimakasih pada masyarakat dan pihak pemerintah kelurahan, yang sudah menerima kami dengan tangan terbuka, sehingga kami bisa mengaplikasikan ilmu sambil belajar di lapangan,” tutur Ibnu mengakhiri. (ioc/rilis)

Baca juga :  Masih Banyak Masyarakat Keluar Rumah Saat PSBB di Sumbar