Tanah Datar, inioke.com–Partisipasi pemilih di beberapa TPS di Tanah Datar, nampaknya belum mencapai target. Setidaknya terlihat dari monitoring Bawaslu Sumbar bersama Bawaslu Tanah Datar. Monitoring dilakukan di beberapa TPS di Kecamatan Salimpaung, Sungayang, Lintau Buo Utara, Lintau Buo, Padang Ganting, dan Tanjung Emas, Rabu (9/12).

“Beberapa TPS yang kita kunjungi terlihat persentase kehadiran pemilihnya sekitar 51 persen. Memang, ada beberapa TPS yang mencapai 60 persen,” ujar Kordiv Penyelesaian Sengketa Bawaslu Sumbar, Alni, saat monitoring TPS di Kecamatan Salimpaung.

Sementara itu, lanjut Alni, terkait teknis penyelenggaraan pemungutan suara sesuai protokol kesehatan dalam mencegah penularan Covid-19, semua tanpa kendala.

“Petugas maupun pemilih sama-sama menerapkan protokol kesehatan. Seperti pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, dan seterusnya. Masuk ke TPS juga harus cek suhu tubuh. Jadi, tidak ada kendala berarti,” ujarnya.

Dalam memonitoring pemungutan dan penghitungan suara tersebut, Alni yang juga warga Tanah Datar, mencoblos di TPS 11 Lawang Mandahiliang, Kecamatan Salimpaung.

Alni melakukan monitoring pemungutan suara didampingi Kordiv Hukum, Penyelesaian Sengketa Bawaslu Tanah Datar, Al Azhar Rasyidin, serta staf Bawaslu Tanah Datar. TPS yang dikunjungi antara lain, TPS 001, TPS 002, TPS 10 dan TPS 11 Nagari Lawang Mandahiliang. Kemudian, dilanjutkan ke Nagari Situmbuk dan Sumanik.

Baca juga :  Kemendagri Dorong Pemda Sukseskan Tahapan Pilkada 2020 sesuai Protokol Kesehatan

Perjalanan monitoring selanjutnya ke Kecamatan Lintau Buo Utara. Di sana Alni dan tim Bawaslu Tanah Datar melalukan monitoring penghitungan suara di beberapa TPS didamping Ketua Bawaslu Tanah Datar, Hamdan.

“Dalam penghitungan suara, tidak ada kendala atau protes dari saksi. Kehadiran saksi juga cukup bagus, dimana semuanya hadir lengkap, baik saksi Pilgub maupun Pilbub. Mereka menyaksikan penghitungan secara terbuka,” ungkap Alni. (nox)