Padang, inioke.com–Mulai 24 April hingga 31 Mei nanti, seluruh kendaraan tidak bisa masuk dan keluar dari Sumatera Barat yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Aturan tersebut berlaku untuk angkutan darat, laut dan udara mulai hari ini (24/4).

“Kendaraan yang bisa masuk hanya pengangkut logistik, obat-obatan dan BBM,” kata Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Heri Nofiardi.

Larangan ini, menurutnya, berdasarkan Permenhub Nomor PM 25 tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19 berlaku untuk sejumlah kondisi.

Terkait transportasi darat yang dilarang, kendaraan bermotor umum, dengan jenis mobil bus dan mobil penumpang, kendaraan bermotor perseorangan, dengan jenis mobil penumpang, mobil bus, dan sepeda motor, kapal angkutan penyeberangan, kapal angkutan sungai dan danau.

Heri mengatakan mereka yang melanggar akan disuruh kembali ke arah asal perjalanan. Aturan itu diperketat mulai 8 Mei 2020. Mereka yang melanggar akan dikenai sanksi hukum.

“Sedangkan, bagi masyarakat yang sudah terlanjur membeli tiket bus umum masuk atau keluar Sumbar, berhak untuk mendapatkan pengembalian 100 persen,” pungkasnya.

Baca juga :  Pengambilan Swab Pedagang Pasar Raya Padang Pindah ke Mal Pelayanan Publik Mulai Besok

Larangan itu hanya dikecualikan untuk kendaraan pimpinan lembaga tinggi Negara Republik Indonesia, kendaraan dinas operasional dengan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) dinas TNI dan Polri.

Kemudian kendaraan pemadam kebakaran, ambulans, dan mobil jenazah, dan mobil barang dengan tidak membawa penumpang. (ino)