Padang, inioke.com–Meskipun ada kelonggaran atau relaksasi aturan PSBB di daerah zona hijau, namun tetap harus waspada. Hal ini diingatkan Wakil Gubernur Nasrul Abit, agar pemerintah daerah dan masyarakat tidak lengah terhadap kemungkinan masuknya virus corona ke daerah aman tersebut.

Nasrul Abit menyampaikan, ada tiga daerah di Sumbar yang masih aman dari virus corona hingga Sabtu, (9/5). Tiga daerah tersebut, Kabupaten Sijunjung, Kota Solok dan Sawahlunto, masih dalam kategori zona hijau COVID-19.

“Walaupun pada kesepakatan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberi kelonggaran kepada kepala daerah, tetap harus waspada. Berkaca kepada Solok Selatan, sebelumnya aman setelah dites, langsung ada yang positif COVID-19,” katanya.

Dilanjutkannya, walaupun ada kelonggaran dibolehkan shalat jumat, harus tetap mengikuti petunjuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan protokol kesehatan.

Selain itu kata Nasrul Abit, harus ada kesepakatan dan komitmen Camat, Ketua MUI, Kepala Desa/Wali Nagari, pengurus masjid dan tokoh masyarakat untuk menjalankan shalat jumat.

“Kalau mereka siap untuk menjaga daerah mereka aman, silahkan saja. Kalau semua elemen di kampung itu siap menjaga daerah mereka aman, maka kita akan berikan kelonggaran. Tapi, kalau tidak bisa menjamin, kita juga tidak memberikan kelonggaran,” tegasnya.

Baca juga :  WNA Dilarang Masuk Indonesia Mulai Hari ini

Berdasarkan laporan Kepala Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dr Andani, walau dinyatakan belum ditemukan kasus positif COVID-19, belum seratus persen hijau.

“Jadi, sekarang dilakukan pool test setiap kabupaten dan kota yang masih hijau,” terangnya.

Ia mencontohkan hal itu terjadi terjadi di Kabupaten Solok Selatan. Sejak pandemi COVID-19 merebak di Sumatera Barat, Solok Selatan merupakan daerah yang masuk dalam zona hijau lantaran belum ditemukan satu pun kasus positif COVID-19. Namun, setelah dilakukan pool test, tiga orang dinyatakan positif. (gyn)