Padang, inioke.com—Menyikapi keputusan Presiden Joko Widodo tentang larangan mudik Idul Fitri nanti, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit berharap dunsanak di rantau tidak kecewa.

“Setelah urusan ini selesai, kami di kampung tetap menunggu kedatangan dunsanak,” kata Nasrul Abit.

Nasrul ingin semua pihak memahami, termasuk perantau, tujuan larangan mudik tersebut untuk memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 di Sumbar. Meskipun begitu, ia paham soal keinginan perantau melakukan silahturahmi seperti tahun sebelumnya.

“Kita berterima kasih ya, karena memang bapak Presiden, bapak Menteri Perhubungan sudah melarang,” ujarnya.

Menurut Nasrul Abit, yang dikhawatirkan terjadi eksodus dari kota-kota besar seperti, Jakarta dan provinsi lainnya, masuk ke Sumbar. Semua Provinsi, terutama di hari libur Idul Fitri biasanya, memiliki tradisi mudik. Dengan ada larangan ini, tentu saja akan mengurangi mobilitas pergerakan orang yang pulang kampung.

“Ini untuk kesehatan kita bersama. Sehabis corona ini nanti, silahkan dunsanak pulang kembali ke kampung halaman. Kami bersedia menerima dunsanak seperti sebagaimana kekeluargaan yang selama ini kita bangun. Silaturahmi kita, tetap berjalan. Mari kita patuhi peraturan dan instruksi pemerintah,” tukasnya.

Baca juga :  Mantan Wakil Wali Kota Padang Panjang dan Istrinya Kena Corona

Sementara itu, terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Nasrul mengimbau seluruh masyarakat Sumbar dapat disiplin dan mematuhi seluruh instruksi pemerintah. (ion)