Padang, inioke.com–Di tengah keterpurukan ekonomi akibat wabah virus corona, Anggota DPR RI, Nevi Zuairina, tetap memberi semangat bagi wirausaha milenial di Sumbar.

Menurut Nevi, anak muda Sumbar itu punya jiwa lahiriah yakni wirausaha, tapi kalau tidak diberdayakan mereka akan jadi anak muda pasrah dan bisa tergilas zaman.

Untuk itu, sebagai wakil rakyat ia berupaya memupuk semangat wirausaha muda ini melalui berbagai pelatihan. Sebelum, pandemi corona terjadi, ia sudah melakukan roadshow ke berbagai daerah, memberikan motivasi untuk berkembangnya UMKM yang digerakkan anak-anak muda milienial.

“Di luar fungsi sebagai legislator, saya menangkap aspirasi di daerah pemilihan Sumbar 2, yakni soal pemberdayaan industri kecil dan menengah,” ujar Nevi Zuairina, saat berdialog virtual dengan media di Sumbar, Selasa (28/4).

Merealisasikan semangat anak-anak muda itu, menggandeng mitra kerjanya di Komisi VI DPR RI. Melalui anggaran pemberdayaan di Kementerian Perindustrian.

“Kementerian Perindustrian satu pandangan dan siap bekerjasama membangkitkan wirausaha milenial Sumbar menjadi wirausahawan atau bahkan pengusaha,” ujar Anggota Fraksi PKS itu.

Baca juga :  Dua laki-laki tertangkap diduga hubungan badan di mushala, satu orang masih remaja

Dari sanalah ia mulai road show motivation ke berbagai daerah di Sumbar dengan tajuk Bimbingan Teknis (Bimtek) Wirausaha Baru IKM di Sumbar. Ia menggandeng Kementerian Perindustrian melakukan Bimtek Wirausaha di berbagai kota dan kabupaten di Sumbar, seperti Bimtek Wirausaha IKM minuman tradisional, Wirausaha service HP sampai Bimtek IKM Perbengkelan Roda Dua, Bimtek Pembuatan Minyak Asturi dan Bimtek Wirausaha IKM makanan ringan sampai industri kecil busana muslim.

“Allhamdulillah para calon wirausaha baru itu antusias mengikuti bimbingan teknis, baru empat seri dilakukan. Karena pandemi corona distop dulu guna mematuhi protokol kesehatan,” ujar Nevi Zuairina.

Ada enam kali sesi Bimtek Wirausaha sebelum wabah corona melanda Indonesia. Masing-masing IKM dibantu dana modal awal Rp5 juta.

Sampai hari ini, kata Nevi, ia masih terbayang semangat mereka peserta, setiap selesai Bimtek Wirausaha. “Sumbar Rancak”, “Pasaman Hebat” atau “Agam Madani Oke” dan banyak jargon yang diteriakkan peserta menunjukan semangat mereka.

“Semoga pandemi Coronavirus segera berakhir, dan pemberdayaan IKM,  Insya Allah lanjut lagi. Selagi masih masa Covid-19 apalagi Sumbar berstatus PSBB, saya berharap masyarakat displin dan patuh dengan ajakan pemerintah. Jangan mudik dulu, sayangi sanak saudara di kampung, jaga jarak, dan tetap di rumah,” ujar istri Gubernur Sumbar Irwan Prayitno ini berharap. (ion)

Baca juga :  5 Orang Tenaga Kesehatan di Agam Positif COVID-19, Pelayanan Puskesmas Lubuk Basung Ditutup