Pesisir Selatan, inioke.com–Beberapa objek wisata pemandian di Nagari Kambang Timur, Kecamatan Lengayang ditutup untuk tradisi balimau jelang Ramadan. Penutupan ini dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

Ketua Pemuda Nagari Kambang Timur, Aprialmi, menyebutkan, adanya kesepakatan tersebut salah satunya untuk menghidari kerumanan masyarakat di tengah COVID-19. Sebab, setiap jelang Ramadan, tempat pemandian di nagari itu selalu ramai dikunjungi, terutama warga dari luar.

“Jadi dengan itu, sesuai dengan imbauan pemerintah. Kami dari pemuda nagari dan pemerintah nagari sepakat untuk menutupnya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sejumlah objek pemandian yang tidak dibolehkan lagi untuk dikunjungi untuk mandi-mandi dalam kondisi saat ini, diantaranya pemandian di Kampung Pulai, Palo Banda Koto Kandis dan Lubuk Aguang Kambang Timur.

Tiga lokasi objek pemandian ini favorit warga saat memasuki bulang Ramadan, terutama anak muda yang memahami tradisi balimau dengan cara mandi-mandi ke sungai. Kesepakatan penutupan pemandian ini, ujar Aprialmi, sejak 15 hari lalu. Ia bersama rekan-rekannya telah melakukan sosialisasi ke masyarakat, serta para pengunjung.

Baca juga :  UNP Serahkan Bantuan Sembako Kepada 1000 Mahasiswa

Terpisah, Camat Lengayang, Zoni Eldo mengakui, kebijakan penutupan yang disepakati di Lengayang itu tidak hanya di Kambang Timur. Namun, seluruh objek pemandian yang ada di kecamatan.

“Alhamdulillah, saat ini masyarakat sangat mendukung. Dan kita berharap, untuk kesepatan ini bisa berjalan lancar,” terangnya.

Kendati, sudah ada sebagian nagari yang menerapkan imbauan itu, Camat Lengayang berharap hal itu bisa diterapkan untuk nagari yang ada. Tidak hanya soal objek pemandian, tetapi juga kegiatan yang menghimpun orang banyak.

“Semoga masyarakat bisa memaklumi dengan ada pandemi saat ini. Dan untuk nagari yang belum menerapkannya, akan kita pertegas kembali,” tutupnya. (ion)