Painan, inioke.com–Kerja keterbukaan informasi publik adalah kewajiban badan publik yang tidak tergerus oleh apapun kondisi yang terjadi.

“Pandemi Covid-19 memang masih terjadi dan tidak ada bisa memastikan kapan berakhirnya. Tapi kerja keterbukaan justru tidak bisa berhenti karena di kondisi ini justru masyarakat butuh informasi yang diproduksi oleh badan publik,” ujar Komisioner Komisi Informasi Sumbar Arif Yumardi, di Painan, Senin (21/9).

Menjawab itu meski Pessel zona oranye covid-19, dan penularannya semakin mengkhawatirkan, PPID Utama Kabupaten Pesisir Selatan tetap melakukan Monitoring Evaluasi PPID Pembantu dimulai dengan Bimbingan Teknis pada hari ini secara virtual.

Bimtek dibuka secara resmi oleh Asisten III Setdakab Pessel Hamdi mewakili Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni.

“Keterbukaan informasi Publik harus menjadi kewajiban bagi pemerintah dalam menjalankan fungsi dan tupoksinya” ujar Hamdi.

Hamdi pastikan Bupati Hendrajoni dan selurub jajaran pemerintahan di kabupaten Pesisir Selatan berkomitmien tinggi dalam melaksanakan keterbukaan informasi publik.

“Apalagi dalam kondisi covid19 ini tentu masyarakat butuh informasi benar dan tidak menyesatkan dari PPID Badan Publik,” ujar Hamdi.

Baca juga :  Tidak Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan Kurva Covid-19 di Sumbar Naik Lagi

Apalagi Pessel dalam penilaian Komisi Informasi Sumbar dua tahun berturut-turut menjadi tebaik di anugerah keterbukaan informasi publik tahun 2018 dan 2019.

“Pada tahun 2019, Pemkab Pessel selain terbaik satu juga menjadi badan publik informatif dengan nilai nyaris sempurna,” ujar Hamdi.

Bimtek virtual Monev PPID Utama Pessel mendapuk narasumber yang tidak diragukan lagi kapasitasnya. Arif Yumardi menyampaikan bagaimana menjadi PPID yang informatif.

“Indikator Badan Publik Informatif berdasarkan Perki no 1 thn 2015 yakni, mengumumkan, menyediakan, pelayanan permohonan dan pengelolahan Informasi publik tersebut,” ujar Arif

Narasumber lainnya, Junaidi, sebagai PPID utama juga sebagai pemateri menyampaikan tahapan dan proses monitoring evaluasi terhadap PPID Pembantu.

“Kita akan mendorong PPID Pembantu melakukan upaya maksimal dalam melaksanakan keterbukaan informasi dgn memberi reward yg besar pada Monev kali ini,”ujar Junedi. (rilis)