Padang, inioke.com–Pasar pusat Payakumbuh ditutup mulai Senin (4/5) ini, seiring dengan ditemukannya kasus positif COVID-19 di sana. Meskipun begitu, masyarakat masih bisa melakukan aktivitas jual beli di Pasar Ibuh.

Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh tidak akan melakukan penutupan terhadap Pasar Tradisional Ibuh yang merupakan tempat bagi warga daerah tersebut untuk mendapatkan sembako dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Pemerintah Kota Payakumbuh mulai menutup beberapa ruas Pasar Atas atau Pasar Pusat Payakumbuh. Penutupan mulai dari eks Bioskop Kencana, kawasan Toko Emas Tinggi atau deretan toko Mas Asia, Deretan Es Tebak Pak Bahar, Jalan A Yani. Kemudian juga seputaran Toko Mas Rambuti, kawasan Soto Che, Pasar Buah-buahan hingga ke Pos Kota.

Kabid Pasar Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh, Arnel, mengatakan, meski tidak akan melakukan penutupan terhadap Pasar Ibuh, namun, ada aturan ketat yang harus ditaati pedagang dan pengunjung pasar.

“Pemakaian masker wajib di area Pasar Ibuh. Bagi yang tidak pakai masker dilarang masuk pasar, disuruh pulang,” katanya.

Baca juga :  Aljazair Menunggu Permintaan Maaf Perancis Atas Penjajahannya di Masa Lalu

Arnel menuturkan, ada protokoler yang ditetapkan pemerintah dalam rangka pencegahan. Seperti menyiapkan tempat cuci tangan dan penyemprotan disinfektan, pengunjung maupun pedagang juga diimbau untuk mengenakan masker, serta sering mencuci tangan, dan dilakukan pengukuran suhu tubuh.

“Pasar Ibuh harus tetap lanjut. Tapi protokoler pencegahan COVID-19 harus tetap dilaksanakan. Selain dinas menyiapkan tempat cuci tangan, juga dilakukan penyemprotan disinfektan, ” terangnya. (boy)