Subscribe Now

* You will receive the latest news and updates on your favorite celebrities!

Trending News

Payakumbuh akan terapkan e-learning ketika Pemprov liburkan sekolah
Sekda Kota Payakumbuh Rida Ananda. (ANTARA/Akmal Saputra)
Uncategorized

Payakumbuh akan terapkan e-learning ketika Pemprov liburkan sekolah 

​​​​​​​Payakumbuh, inioke.com – Pemerintah Kota Payakumbuh berencana menggunakan metode pembelajaran melalui e-learning ketika Pemprov Sumatera Barat (Sumbar) memutuskan untuk menghentikan proses belajar mengajar secara tatap muka.

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda di Payakumbuh, Selasa, mengatakan pihaknya tengah membicarakan dan mempersiapkan metode e-learning bersama dengan OPD terkait.

“Kami harus matangkan dulu semuanya, dan nanti juga akan kita siapkan edaran dari wali kota terkait penggantian metode belajar dari tatap muka ke e-learning,” katanya.

Hal ini, katanya agar ketika ada keputusan untuk meliburkan sekolah dari Pemprov Sumbar seluruh siswa di Payakumbuh masih dapat terus belajar.

“Jadi memang harapan kita itu agar ketika libur itu anak-anak tetap dapat belajar. Sehingga anak-anak kita tidak tiduran saja atau pergi bermain,” ujarnya.

Selain itu, saat ini Pemkot Payakumbuh juga meniadakan apel pagi dan pengecekan kehadiran melalui finger print. Pengecekan kehadiran saat ini diambil secara manual tanpa tanda tangan.

“Jadi nanti di setiap OPD ada yang mencontreng kehadiran setiap ASN pagi dan sore. Pengisian e-kinerja tetap seperti biasa, dan pihak Kominfo akan membuka sistem, jadi tidak tergantung finger print pagi lagi untuk mengisi e-kinerja,” ujarnya.

Baca juga :  Penanganan Covid-19, Jemari Sakato: Perlu  Regulasi yang Tepat dan Efektif

Setelah itu, seluruh camat dan lurah juga diminta memantau dan melaporkan jika ada warganya yang bepergian atau kembali dari daerah lain terutama luar negeri.

“Baik umrah atau perjalanan lainnya, termasuk perjalanan dalam negara ke daerah yang berstatus merah terkait corona ini. Sehingga kita dapat melakukan penanganan lebih awal,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Agustion mengatakan pihaknya juga telah mengimbau setiap sekolah lebih memperhatikan kebersihan sarana dan prasarana yang ada di sekolah masing-masing.

“Terutama WC siswa, kantin, sarana cuci tangan dan jajanan yang memenuhi kriteria kesehatan,” ujarnya.

Setelah itu, pihak sekolah juga diminta untuk memantau kesehatan anak dan melaporkan ke Puskesmas terdekat kalau ada anak yang mengalami masalah gangguan kesehatan.

“Selama metode tatap muka masih dilakukan, guru di sekolah harus memantau kesehatan anak. Terakhir, untuk saat ini bersalaman tidak perlu dilakukan berjabat tangan,” kata dia.

Pewarta : Akmal Saputra
Editor: Joko Nugroho
(ANT)

Related posts

Tinggalkan Balasan

Required fields are marked *