Pesisir Selatan, inioke.com–Polres Pesisir Selatan menangkap lima pelaku pembobol anjungan tunai mandiri (ATM), Jumat (19/6). Berdasarkan keterangan sementara pelaku, mereka melakukan aksi pembobolan mesin ATM tersebut bermodalkan belajar melalui google.

Kapolres Pesisir Selatan AKBP Cepi Noval, didampingi Kapolsek Koto XI Tarusan, Iptu Advianus menyebutkan, kelima pelaku tersebut merupakan spesialis pembobol ATM, dan telah dilaporkan melakukan aksi pembobolan di Kota Padang dan Bukittinggi. Kelima pelaku itu inisial M (25), W (28), AS (27), C (27) dan I (41).

“Mereka semua merupakan warga Provinsi Lampung,” ungkapnya pada wartawan.

Ia menjelaskan, penangkapan berhasil di lakukan di depan Mapolsek Koto XI Tarusan. Saat pihaknya mendapatkan informasi dari anggota Brimob yang membuntuti mobil pelaku Avanza warna Silver nopol B 1057 SRL dari arah Kota Padang.

Saat informasi diterima, Kapolsek Koto XI Tarusan, Iptu Advianus bersama anggota langsung melakukan rekayasa kendaraan di depan kantor Mapolsek, dan mobil pelaku-pun berhasil diberhentikan.

Namun, keterangannya, saat diberhentikan itu kelima pelaku dipaksa keluar dengan tembakan peringatan. Sebab, saat diminta keluar secara baik-baik pelaku enggan.

Baca juga :  Di #rumahaja, Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Mencegah Virus

“Dan anggota berhasil mengamankan beberapa barang bukti dari dalam mobil pelaku,” terang AKBP Cepi Noval.

Dari tangan pelaku, pihaknya mengamankan uang tunai sebesar Rp4.750.000. Selain uang tunai, pihaknya juga mengamankan baju, sepatu, sandal, dan hand phone, serta bukti pembayaran hotel selama di Bukittinggi.

“Aksi mereka ini sudah dilakukan lima kali di Bukittinggi dan satu kali di Kota Padang,” ujarnya.

Selanjutnya, pihaknya akan melimpahkan kasus ini ke Polres Bukittinggi, guna pengembangan lebih lanjut. Sebab, aksi pelaku di Bukittinggi. (ioc)