Padang, inioke.com–Mengantisipasi muncul dan meningkatnya keluarga miskin baru perdesaan, Kemendes PDTT RI telah mengeluarkan Surat Edaran nomor 13 tahun 2020 tentang Pemanfaatan penggunaan aplikasi desa melawan Corona Virus Disease 2019 dan Human Development Work.

“Tujuannya untuk peningkatan kualitas pendataan sebagai dasar pengambilan kebijakan oleh para pihak. Serta memberikan pedoman bagi pemerintah desa, relawan desa lawan covid-19 dan kader pembangunan manusia untuk melakukan pendataan secara tepat dan akurat,” ungkap Kepala Dinas PMD Sumbar, Syafrizal Ucok.

Senada dengan hal tersebut, Koordinator Konsultan Pendamping Wilayah II Program Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPW II – P3MD) Sumbar, Feri Irawan mengatakan kepada inioke.com bahwa aplikasi yang sedang dikembangkan oleh Kemendes PDTT RI dapat digunakan untuk memperoleh data real time dan informasi cepat dan akurat. Serta membantu berbagai pihak dan pemerintah untuk setiap tingkatan dalam memantau kondisi real time berbasis data secara terus menerus terkait kondisi desa, ekonomi masyarakat, potensi desa, dan lain-lain.

Pelatihan aplikasi Human Development Worker (eHDW) dan Aplikasi Desa Melawan Covid-19 (eDMC) telah dilakukan secara berjenjang dari tingkat pusat sampai tingkat desa/nagari secara daring. Tutup Feri Irawan

Baca juga :  Cegah Penyebaran COVID-19, Nagari di Agam Buka Posko

Berdasarkan surat kepala dinas pemberdayaan masyarakat dan desa Provinsi Sumatera Barat nomor 414.25/281/PDN-2020 tanggal 29 Mei 2020 tentang pemberitahuan pelaksanaan Training of Trainer (TOT) aplikasi eHDW dan eDMC secara online, maka untuk jadwal pelatihan diserahkan sepenuhnya kepada Kabupaten/Kota masing-masing. Selain itu Berdasarkan surat Gubernur Sumatera Barat kepada Bupati/Walikota Penerima Dana Desa nomor 412.25/295/DPMD-2020 tanggal 9 Juni 2020 tentang pelatihan aplikasi desa melawan covid-19.

Adapun rician Jadwal Pelatihan aplikasi Human Development Worker (eHDW) dan Aplikasi Desa Melawan Covid-19 (eDMC) di masing-masing Kabupaten/Kota di Sumatera Barat , Kabupaten Sijunjung dan Limapuluh Kota 8 Juni 2020,  Kota Sawahlunto dan Kabupaten Pesisir Selatan 9 Juni 2020, Kota Pariaman 10-11 Juni 2020, Kabupaten Dharmasraya, Pasaman Barat, dan Solok Selatan 10 Juni 2020.

Sementara itu, Kabupaten Pasaman 11 Juni 2020, Kabupaten Solok 15 Juni 2020, Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Kepulauan Mentawai 16 Juni 2020. (boy)