Padang, inioke.com–Vaksin menjadi salah satu kandidat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Penggunaan vaksin ini sebagai salah satu cara memerangi pandemi ini, karena sulitnya mendisiplinkan masyarakat untuk patuh pada protokol kesehatan.

“Vaksin ini diharapkan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sebab yang lain tidak berjalan sesuai yang diharapkan, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan seterusnya,” kata dr Raveinal Masri, Anggota Komda KIPI Sumbar dalam webinar yang digelar Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Sumbar. Webinar bertajuk “Imunisasi Dewasa Tingkatkan Imun Tubuh” ini digelar Selasa (24/11).

Diakui dr Raveinal, sejauh ini memang belum bisa dipastikan kapan vaksin ini akan disebarkan ke masyarakat karena saat ini uji vaksin masih sedang berjalan. Namun dari hasil penelitian yang dilakukan, tingkat keamanannya bisa dipertanggungjawabkan karena sekitar 95 persen aman.

“Memang perlu kesabaran kapan vaksin ini akan diterapkan. Jadi, masyarakat tidak perlu ragu untuk divaksin. Memang manfaatknya tidak bisa dirasakan langsung, tapi vaksin ini untuk mencegah agar kita tidak terpapar virus corona. Efek sampingnya juga ringan. Kenapa lama, karena pemerintah mengutamakan keamanan dan keselamatan rakyat,” terang Raveinal.

Baca juga :  Hasil Tes Swab Negatif, 42 Warga Pessel Dipulangkan

Terkait adanya pro dan kontra masyarakat terhadap vaksin, menurut Raveinal, setiap informasi yang beredar terkait vaksin ini harus dicek kebenarannya.
“Jangan percaya begitu saja. Sebab banyak hoaks beredar tentang vaksin covid ini,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Kominfo Sumbar Jasman Rizal mengulas agar masyarakat tidak mempercayai begitu saja berbagai informasi yang beredar di media sosial dan grup grup sosial.

“Jangan terima begitu saja informasi yang beredar di media sosial, karena sulit dipertanggungjawabkan. Cari dulu kebenarannya sebelum dipercayai. Termasuk informasi dari media abal-abal. Banyak sekali hoaks beredar di masyarakat disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab guna memengaruhi pikiran masyarakat. Tapi kita juga tak pernah bosan menyampaikan informasi yang benar. Tinggal lagi, bagaimana masyarakat menyaring informasi itu. Sebelum dibagikan, cek dulu kebenarannya,” tegas Jasman.

Ia juga menegaskan Pemerintah tidak akan menyerah memutus mata rantai Covid-19 ini. Apapun akan dilakukan untuk menyadarkan dan meyakinkan masyarakat. Termasuk, dalam memberikan vaksin ini nantinya.

“Kita tidak pernah menyerah. Ibarat batu yang keras lama-lama akan hancur juga karena selalu ditetesi air. Kita menjadi air yang akan menghancurkan keras hati masyarakat yang tidak yakin dengan pandemi ini,” pungkasnya. (ioc)

Baca juga :  Mari Berkunjung ke Kebun Salak Indosiar di Bukittinggi