Tanah Datar, inioke.com–Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mulai mendistribusikan bantuan sosial tunai (BST) kepada masyarakat terdampak Covid-19. BST dari pemerintah ini berasal dari 3 sumber, meliputi, Kementerian Sosial (Kemensos), Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Sosial dan PPA Tanah Datar Yuhardi di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Gedung Nasional Suri Maharajo Dirajo Batusangkar.

“Bantuan Sosial Tunai Kemensos, Pemprov Sumatera Barat dan Pemkab Tanah Datar masing-masing sebesar Rp600.000 setiap bulan untuk 3 bulan ke depan, sedangkan Program Keluarga Harapan (PKH) dan penerima Sembako, tidak menerima bantuan ini,” ujar Yuhardi selesai rapat koordinasi pendistribusian bantuan BST dihadiri Sekda Irwandi, Ketua DPRD Rony Mulyadi Dt  Bungsu dan Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra serta Kepala Pos Padang Panjang Hamdani Suseno.

BST Kemensos dengan jumlah 14.643 KK, akan didistribusikan melalui PT Pos Indonesia mulai Kamis (14/5) sebanyak 13.957 KK, melalui BRI 574 KK dan BNI 112 KK. BST Provinsi Sumatera Barat untuk 8.585 KK juga akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia. Sementara, BST Kabupaten Tanah Datar sebanyak 17.372 KK yang didistribusikan melalui Bank Nagari Cabang Batusangkar direncanakan dimulai minggu ini.

Baca juga :  Mari Menikmati Bubur Kampiun Sedap Malam di Padang Panjang

“BST Kemensos dan BST Kabupaten sebesar Rp. 600.000/KK/bulan akan diserahkan setiap bulan untuk 3 (bulan) ke depan. Sedang BST Provinsi Sumatera Barat setiap KK langsung menerima 2 bulan di awal dan sisanya bulan berikut melalui PT Pos Indonesia. Penerima bantuan Kemensos tidak boleh lagi menerima bantuan dari Provinsi maupun Kabupaten, begitu sebaliknya, artinya tidak ada penerima bantuan ganda,” papar Yuhardi.

Yuhardi juga menambahkan pendistribusian beras sebanyak 812 ton ke 75 nagari di Kabupaten Tanah Datar telah terlaksana dengan baik.

“Masyarakat juga telah menerima bantuan beras dari pemerintah daerah. Alhamdulillah, saat ini sudah selesai pendistribusiannya,” ujar Yuhardi.

Sementara Kepala Pos Padang Panjang Hamdani menyebutkan penerima bantuan akan dihubungi oleh Pos Cabang Batusangkar melalui pemerintah nagari/jorong masing-masing. Setiap nagari/jorong secara bergiliran menerima bantuan untuk menghindari penumpukan masyarakat sedangkan bantuan BST dari Pemerintah Daerah melalui Bank Nagari dan BLT Pemerintah Provinsi akan segera menyusul melalui PT Pos Indonesia.

“Insya Allah, kami telah siap melaksanakan pendistribusian BST dari Kemensos dan Pemerintah Provinsi Sumbar, masyarakat hanya perlu menunjukan fotokopi KTP dan KK, sekaligus verifikasi data, dokumentasi, jika dokumen lengkap bantuan langsung diterima. Serta berharap dukungan semua pihak, terutama disiplin penerima bantuan, mudah-mudahan berjalan dengan lancar,” ujar Hamdani Suseno.

Baca juga :  Jelang Perlombaan, Seluruh Venue MTQN XXVIII Lakukan Simulasi

Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra di tempat yang sama berharap, perbedaan pendistribusian BST kepada masyarakat antara Kemensos yang mendistribusikan per bulan sedangkan BST Pemerintah Provinsi langsung mendistribusikan 2 bulan dan 1 di bulan berikutnya, tidak menjadi permasalahan di masyarakat, terutama penerima bantuan.

“Pemerintah daerah mengikuti kebijakan pemerintah pusat untuk pendistribusian BST ini.  Pendistribusian segera dilaksanakan dan harus tepat sasaran, jika masih terdapat data penerima PKH, sembako, PNS dan perangkat nagari diminta segera dihilangkan dan kalaupun masih ada, agar tidak dibayarkan,” ujar Anton Yondra.
(io/rilis)