Padang Panjang, inioke.com–Upayakan layanan kesehatan masyarakat dengan baik, Pemerintah Kota Padang Panjang bersama Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Cabang Bukittinggi melakukan Forum Komunikasi Tahap II di Ruang VIP Balaikota, Rabu (12/8).

Hadir dalam forum tersebut Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran, Wakil Wali Kota Asrul, Sekretaris Daerah Sonny Budaya Putra, Kepala OPD serta undangan lainnya.

Pertemuan tersebut membahas tentang perkembangan masyarakat yang masuk dalam jaminan kesehatan BPJS.

Fadly Amran usai mendengar paparan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi Yessy Rahimi, yang menyebutkan hingga saat ini Padang Panjang untuk jaminan kesehatan masyarakatnya baru mencapai sekitar 80 persen, menekankan kepada OPD terkait seperti Dinas Sosial dan Pencacatan Sipil agar Data masyarakat dapat sinkron.

“Seperti warga ber KK di Padang Panjang namun tidak tinggal di Padang Panjang, agar nanti untuk akses jaminan kesehatan mandiri maupun yang dibayar Pemko tepat sasaran,” jelasnya.

Begitu juga yang disampaikan oleh Wawako Asrul yang menyebutkan secepatnya data terkait dengan KK masyarakat yang di Padang Panjang dapat terselesaikan sehingga jaminan kesehatan yang diberikan untuk masyarakat Padang Panjang dapat menyeluruh.

Baca juga :  Gempa magnitudo 5,1 guncang Padang, BMKG: Tidak berpotensi tsunami

Sama halnya dengan Sekda Sonny yang menambahkan khusus Dinas Pencatatan Sipil diharapkan data warga yang sudah tidak berdomisili di Padang Panjang dapat didata lagi. (ioc/rilis)