Padang Panjang, inioke.com–Warga terdampak COVID-19 menerima bantuan sosial dari realokasi APBD Kota Padang Panjang 2020. Usai penyaluran bantuan beras beberapa waktu lalu, kembali Pemko Padang Panjang bersama pihak Bank Nagari menyalurkan bantuan uang tunai kepada masyarakat terdampak covid-19 yang telah terdata.

Selain bantuan dari realokasi anggaran APBD Pemerintah Kota Padang Panjang tahun 2020 ini, menyusul bantuan serupa dari berbagai sumber pendanaan diantaranya Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial, Kementerian Desa, dan Pemerintah Provinsi Sumbar. Khusus bantuan Pemprov Sumbar disalurkan melalui kantor pos.

Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran, didampingi Wakil Wali Kota, Asrul, menyerahkan bantuan uang tunai itu bersama pihak Bank Nagari kepada masyarakat yang terdampak. Bantuan tersebut diserahkan dari pintu ke pintu (door to door)  ke rumah warga penerima. Jumlah bantuan yang diterima Rp600 ribu perbulan setiap kepala keluarga, selama 3 bulan. Saat ini diserahkan sekaligus untuk 2 bulan (April-Mei) dengan jumlah Rp1,2 juta kepada setiap kepala keluarga.

“Untuk awal ini, Kelurahan Tanah Pak Lambik dan Kelurahan Tanah Hitam yang kami salurkan bantuan uang tunai,” ujar Fadly.

Baca juga :  Masuk Kota Padang Tanpa Tanda Pengenal, Siap-siap Disuruh Putar Balik

Disamping itu, Fadly juga mengingatkan kepada masyarakat penerima, di tengah situasi seperti ini, masyarakat diharapkan bijak dalam menggunakan dana tersebut, usahakan dahulu untuk kebutuhan pokok agar tercukupi untuk tiga bulan kedepan, bagi masyarakat yang belum sampai bantuannya harap bersabar.

“Tidak kalah pentingnya, bagi masyarakat yang terdampak tetapi belum terdata harap bisa melapor ke Dinas Sosial dengan membawa fotokopi KTP dan KK,” pungkas Fadly.

Dalam penyerahan bantuan door to door ini, hadir mendampingi Sekretaris Daerah Sonny Budaya Putra, Kepala Dinas Kominfo, Ampera, Kepala Satpol PP, Albert Dwitra, Kabag Protokol Junaidi, dan OPD terkait serta Lurah bersama unsur lainnya. (io/rel)