Padang, inioke.com — Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menetapkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Rasidin Padang sebagai rumah sakit untuk pasien covid-19. “Kita siapkan dan fokuskan RSUD kita untuk jadi tempat isolasi penanganan pasien Covid-19 ini,” ujar Mahyeldi saat memimpin rapat penanganan Covid-19 di kediaman resminya, Sabtu (28/3/2020).

Mahyeldi menjelaskan, sebelumnya Pemerintah Kota Padang juga telah menetapkan RSUP M. Jamil Padang, Semen Padang Hospital (SPH) dan Rumah Sakit Universitas Andalas (Unand) untuk menangani pasein Covid-19.

“Kita menginginkan penanganan pasein Covid-19 ini menjadi satu pintu sehingga dapat terkontrol. Untuk itu kita tetapkan RSUD dr. Rasidin Padang menjadi rumah sakit penanganan pasien covid-19 untuk masyarakat Kota Padang,” ujarnya.

Mahyeldi menambahkan, selain menangani pasien covid-19 khusus masyarakat Kota Padang, juga digunakan bagi masyarakat yang masuk ke Kota Padang. “Masyarakat luar, masuk Kota Padang terutama dari daerah yang terjangkit, baik itu statusnya ODP atau terindikasi Covid-19. Kita akan karantina di RSUD dr. Rasidin Padang ini,” sebut Wako.

Baca juga :  Gebrak Masker, Ribuan Masker Disebar Pemprov Sumbar

Lebih jauh dijelaskan Mahyeldi, mulai Senin 30 Maret 2020, Pemerintah Kota Padang akan mempersempit jalur masuk kendaraan ke Kota Padang terutama jalur-jalur masuk menuju pusat kota.

“Kita mempersempit beberapa jalur untuk masuk ke Kota Padang terutama untuk dimalam hari. Untuk teknis akan kita bicarakan melalui rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Padang (Forkopimda) minggu siang,” jelasnya.

Ia beharap, upaya-upaya yang akan dilakukan ini dapat memperlambat perkembangan Covid-19 sekaligus mempermudah koordinasi dengan masyarakat yang akan masuk ke Kota Padang.

“Dengan adanya upaya yang kita lakukan ini juga diharapkan akan mempercepat cepat Kota Padang keluar dari status Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19,” pungkasnya. (Prokom Padang)