Padang, inioke.com–Penerima beasiswa jurnalistik inioke.com, mendapat pelatihan untuk pertama kalinya. Pelatihan pertama yang dimentori koresponden The Jakarta Post, Syofiardi Bachyul, ini dilaksanakan di Kantor inioke.com, Flamboyan, Padang, Sabtu (25/7).

Pemimpin Redaksi inioke.com, Eka Vidya Putra, mengatakan, beasiswa jurnalistik inioke merupakan upaya manajemen inioke berkontribusi pada dunia pers untuk melahirkan jurnalis-jurnalis yang menjadi kebanggan Sumatera Barat.

“Diharapkan program ini sebagai ruang belajar dan berbagi semangat. Penerima beasiswa setelah mengikuti program ini nanti akan memiliki bekal bekerja di media-media profesional yang mereka inginkan,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Umum inioke, Yusrizal KW, mengungkapkan, program beasiswa jurnalistik inioke didukung Bank BRI Kanwil Padang, akan berlangsung selama 3 bulan ke depan. Peserta sebanyak 15 orang terpilih melalui seleksi, akan belajar teori 30 persen dan praktik 70 persen. Peserta terpilih rentang usia 21 – 25 tahun.

“Program ini sebuah upaya inioke melahirkan jurnalis berintegritas dan berwawasan. Selama 3 bulan mereka dididik, dibekali keterampilan dan ilmu pengetahuan serta seluk beluk jurnalisme sehingga ketika menjalani tugas jurnalistik mereka bekerja profesional dan bertanggungjawab,” tuturnya.

Baca juga :  Padang Panjang Dapat Tempat Karantina Tambahan di Pusdiklat Baso

“Karena itu kita menghadirkan mentor-mentor terpilih agar peserta betul-betul belajar dari sumber yang tepat. Mentor-mentor yang hadir dengan keberagaman dan latar berbeda beda. Di akhir masa belajar nanti mereka akan punya satu karya jurnalistik yang dibukukan sebagai pembuktian hasil belajar selama di kelas,” imbuhnya.

Syofiardi Bachyul yang menyampaikan  materi melalui aplikasi zoom meeting, pada pertemuan pertama ini mengajarkan dasar-dasar jurnalistik. Mulai dari pengenalan berita, asal berita, mengumpulkan bahan berita, angle atau sudut menarik, unsur berita 5W+1H, serta data dan kisah.

“Syarat menjadi jurnalis memiliki kepekaan terhadap peristiwa, keingintahuan yang tinggi, serta memiliki sikap skeptis atau ragu atas informasi. Kemudian, jurnalis itu memiliki semangat berbagi informasi dengan orang lain. Memiliki peralatan penunjang dan kemampuan melaporkan,” papar Ahli Pers dari Dewan Pers ini.

Selain Syofiardi, pada pertemuan berikutnya, para penerima beasiswa juga akan mendapat pelajaran dari mentor-mentor lain dengan berbagai latar belakang keilmuan dan pengalaman. Mentor tersebut antara lain, Komisaris Utama Bank BRI tahun 2017-2019, Andrinof A Chaniago, yang akan menambah wawasan penerima beasiswa inioke tentang pemerintahan dan pembangunan. Selanjutnya, Kang Maman, terkait literasi jurnalisme, Gus tf bersama Yusrizal KW dengan materi jurnalisme sastrawi. Kemudian, Budi Putra dengan bahasan media digital, serta Eka Vidya Putra dan Muhammad Taufik, seputar data dan survei. Terakhir, mereka akan diampu oleh wartawan senior Fachrul Rasyid yang akan mengajarkan jurnalisme investigasi. (gry)

Baca juga :  BRI Kanwil Padang Luncurkan Aplikasi Stroberi dan Web BRI