Padang Panjang, inioke.com– Sejalan dengan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam upaya memutus penyebaran mata rantai Covid-19, Yayasan Thawalib Padang Panjang menyelenggarakan penerimaan santri baru tahun ajaran 2020/2021 secara online. Hal tersebut juga merupakan bagian dukungan terhadap pemberlakuaan PSBB di Sumatera Barat.

“Pemberlakuan PSBB di Sumatera Barat tidak menghambat proses penerimaan calon santri baru Perguruan Thawalib,” kata Ketua Umum Yayasan Thawalib Abrar, M.Ag, Kamis (23/4/2020).

Menurut dia, PSBB merupakan kebijakan yang harus didukung semua pihak termasuk pondok pesantren. Sebab, dalam penangganan Covid-19 salah satu langkahnya adalah pembatasan sosial dalam bentuk social distancing dan physical distancing.

“Virus corona sesuatu wabah yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya dan kejadiannya tiba tiba. Untuk itu semua pihak harus mendukung dan mematuhi kebijakan PSBB yang sudah ditetapkan Pemprov Sumbar,” ujar Abrar.

Menjawab pertanyaan, apakah PSBB berdampak terhadap penerimaan santri baru Perguruan Thawalib? Sekretaris Umum Yayasan Thawalib Irwan Natsir, S.Sos, M.AP menjelaskan, sejak dibukanya penerimaan santri baru tanggal 1 Januari 2020, Perguruan Thawalib telah menerapkan sistim pendaftaran secara online. Pendaftaran cukup dengan menggunakan telepon selular android atau melalui website yang sudah disiapkan. “Sebelum diberlakukan PSBB, Perguruan Thawalib telah menerapkan pendaftaran calon santri baru melalui online,” ujar Irwan Natsir.

Baca juga :  Reses Masa Sidang II, Desrio Putra Jemput Aspirasi Masyarakat Kecamatan Kuranji

Dengan sistim pendaftaran secara online, baik bagi masyarakat yang ingin memasukan anaknya ke jenjang pendidikan RA Al-Quran, Madrasah Ibtidaiyah Unggul Terpadu (MIUT), MTs maupun Madrasah Aliyah-Kuliyatul Ulum El Islamiyah, maka tidak perlu datang ke Thawalib untuk mendaftar, namun cukup melalui online saja.

“Prinsip daftar secara online yang diberlakukan sejak 1 Januari 2020, sejalan dengan prinsip PSBB yakni sudah terjadi social distancing dan physical distancing,” kata Irwan Natsir.

Sebagai Perguruan Islam tertua di Sumatera Barat yang berdiri tahun 1911, Perguruan Thawalib responsif terhadap kemajuan zaman dan teknologi. Oleh karena itu, pandemi Virus Covid-19 yang saat ini melanda tidak menjadi hambatan untuk pendaftaran santri baru Thawalib.

Dari  rumah,  bisa daftar putra/putri  melalui online. Sangat mudah, dan praktis. Tinggal buka wesbite : www.thawalibpadangpanjang.sch.id, klik PPDB Online, kemudian klik Daftar Langsung, tinggal isi formulir pendaftaran. Atau daftar melalui HP Android, tinggal install Thawalib Padang Panjang di playstore, maka langsung bisa daftar secara online.

“Kami menyediakan kemudahan bagi masyarakat yang ingin masuk Thawalib dengan tetap social distance sebagaimana dianjurkan oleh Pemprov Sumbar,” jelas Irwan Natsir. Adapun pendaftaran Online masuk Perguruan Thawalib  sampai 15 Juni 2020.(Rel)

Baca juga :  27 Ribu Orang Telah Tes Swab di Sumbar, Keberadaan Laboratorium Unand Sangat Penting