Padang, inioke.com–Sebanyak 20 orang yang mewakili aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Sumatera Barat (BEM-SB), datangi DPRD Sumbar menyampaikan aspirasi menolak RUU HIP.

Kedatangan para wakil BEM tersebut diterima langsung Wakil Ketua Komisi I Eviyandri Rajo Budiman, Sekretaris HM Nurnas dan anggota Bakri Bakar, diruang rapat khusus 1.

Aspirasi mahasiswa tersebut disampaikan dalam bentuk diskusi, dan semua masukan dihimpun untuk selanjutnya disampaikan pada tingkat berikutnya

Salah seorang mahasiswa mengatakan, mereka mengetahui kalau RUU HIP memang saat ini sudah ditunda pembahasannya, namun mereka menginginkan untuk dibatalkan.

Pernyataan tersebut juga disambung rekannya yang lain, dimana saat ini lebih 6000 orang masyarakat kehilangan pekerjaan diakibatkan pandemi covid-19, mestinya pemerintah memikirkan hal tersebut, bukan malah melakukan pembahasan undang-undang HIP.

“Lebih 6000 orang kehilangan pekerjaan karena covid-19, mengapa malah membahas HIP, kami ingin itu dibatalkan dan fikirkan kondisi masyarakat saat ini,” tegasnya.

Suasana agak memanas ketika salah seorang mahasiswa meminta agar DPRD Sumbar membuat pernyataan sikap yang sama menolak RUU KIP, karena mereka beranggapan sebagai wakil rakyat harus sama dengan rakyat.

Baca juga :  Kunjungi Daerah Terpencil, Nasrul Abit Tinjau Pembangunan Infrastruktur

Pernyataan mahasiswa tersebut ditanggapi HM Nurnas. Menurutnya, pernyataan sikap secara keseluruhan anggota DPRD hanya bisa diputuskan melalui keputusan bersama.

DPRD Sumbar sebagai wakil rakyat akan meneruskan permintaan masyarakat pada tingkat yang lebih tinggi.

Pernyataan HM Nurnas ditegaskan Eviyandri, dimana sebelum aliansi BEM datang menyampaikan aspirasi, DPRD Sumbar sudah melakukan kesepakatan penolakan RUU HIP pada aksi sebelumnya.

“Sebelum adek-adek datang kami dan ketua DPRD sudah melakukan kesepakatan dengan aksi sebelumnya, dimana tokoh masyarakat Sumbar menolak untuk adanya undang-undang HIP,” terang Eviyandri.

Ketika sudah mendapat keterangan dari Nurnas dan Eviyandri, akhirnya mahasiswa mengerti dan sepakat dengan apa yang disampaikan wakil rakyat tersebut.

“Terimakasih atas sambutan bapak-bapak, dan kami ingin pernyataan sikap kami diterima serta ditandatangani, tanda wakil kami memang sejalan,” tegas mahasiswa bersemangat.

Dengan senang hati, Eviyandri, HM. Nurnas dan Bakri Bakar menerima dan menandatangani pernyataan sikap mahasiswa tersebut.

“Kami akan lanjutkan hal ini kepada pengambil kebijakan, dan kita tetap akan mendukung semua aksi yang sifatnya positif,” tegas Nurnas. (ioc)

Baca juga :  Forhati Sumbar Berbagi dengan Anak Yatim dan Piatu di Kota Padang