Padang, inioke.com–Pelaksanaan pemilihan serentak atau pemilihan kepala daerah masa pandemi covid-19, Bakal Calon Kepala Daerah yang positif covid-19 masih bisa melakukan pendaftaran. Situasi pandemi ini juga menjadi pertimbangan bagi KPU Sumbar untuk tidak mewajibkan bakal calon kepala daerah yang positif covid-19 hadir saat pendaftaran.

“Rencananya memang kami mewajibkan bakal calon hadir saat pendaftaran. Tetapi dengan situasi pandemi ini, tentunya ada beberapa pertimbangan,” kata Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Sumbar, Izwaryani.

Ia mengatakan, untuk bakal calon yang positif Covid-19 cukup menunggu di tempat isolasinya saja. Baik itu isolasi mandiri, maupun isolasi di tempat yang disediakan pemerintah.

“Nanti kami yang akan mengantarkan berkas jika ada yang kurang tanda tangannya. Positif covid-19 tidak menghambat seseorang untuk mendaftarkan seseoran sebagai bakal calon kepala daerah,” lanjutnya.

Pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota, yang diusung partai politik atau gabungan partai politik akan dilaksanakan pada 4-6 September mendatang.

Baca juga :  16 unit Toko Terbakar di Pasar Raya Padang

Izwaryani mengingatkan seluruh pasangan bakal calon kepala daerah harus membawa semua persyaratan yang ditentukan saat mendaftar. Kemudian, bakal calon juga tidak diberbolehkan membawa massa atau pendukung yang banyak, serta melakukan atraksi kesenian dan sebagainya. (ioc)