Padang, inioke.com–Pemungutan suara Pemilihan Serentak 2020 atau Pilkada 2020 pada 9 Desember nanti di Sumbar akan dilaksanakan di 12.549 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Ada penambahan 878 TPS dari sebelum Covid-19 sebagaiĀ  konsekuensi 500 pemilih tiap TPS. Sebelum pandemi Covid-19, KPU Sumbar telah menetapkan 11.671 TPS dengan 800 pemilih tiap TPS,” kata Komisioner KPU Sumbar, Nova Indra, kepada inioke.com, Senin (15/6).

Penambahan TPS ini, kata Nova Indra, tetap memperhatikan geografis atau jarak tempat tinggal pemilih dengan TPS. Partisipasi masyarakat sangat diharapkan, jika ada TPS yang tidak sesuai letak geografis dengan rumahnya. Selain itu, pemilih dalam satu Kartu Keluarga (KK) tidak boleh berbeda TPS.

“Jika berbeda silakan melapor kepada PPS, PPK dan KPU Kabupaten/Kota. Peran aktif masyarakat sangat diharapkan untuk melapor,” ungkap Nova Indra.

Beberapa hal yang bisa dilaporkan terkait TPS dan data pemilih, papar Nova Indra, diantaranya, jarak TPS jauh dari tempat tinggal, belum terdaftar dalam daftar pemilih, ada keluarga yang meninggal, pindah status dari TNI/Polri atau sebaliknya, serta pindah domisili.

Baca juga :  574 Orang Positif COVID-19 di Sumbar

“Meski pilkada ini dalam pandemi, kita mengharapkan peran aktif masyarakat untuk ikut berpartisipasi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI dengan KPU, Bawaslu dan DKPP, memutuskan jumlah pemilih tiap TPS 500 orang, dengan pertimbangan protokol kesehatan. Kesepakatan RDP ini akan dituangkan dalam PKPU nantinya. (gyn)