Padang, inioke.com–Dengan adanya pengurangan jumlah pemilih tiap TPS menjadi 500 orang, maka konsekuensinya penambahan jumlah TPS. Di Sumbar, akan ada penambahan sekitar 1.300 TPS. Diperkirakan jumlah TPS sebanyak 12.680.

Penambahan jumlah TPS tersebut salah satu usaha dari KPU untuk mengurangi jumlah berkumpulnya atau kerumunan masyarakat di TPS, sehingga tidak terjadi penyebaran COVlD-19.

“Untuk membatasi jumlah kerumunan orang di TPS, tentunya harus dilakukan penambahan jumlah TPS. Kalau biasanya jumlah pemilih di TPS mencapai 800 orang. Namun, di tengah pandemi ini akan dikurangi menjadi 500 orang,” ujar Ketua KPU Sumbar, Amnasmen, Jumat (12/6).

Dia menjelaskan, sebelumnya KPU sudah mensimulasikan penambahan jumlah TPS tersebut di Sumbar. Sehingga total TPS untuk Pilkada 2020 mencapai 12.680 di 19 kabupaten dan kota.

Dengan bertambahnya jumlah TPS, tentunya juga akan menambah jumlah personal penyelenggara dan KPPS. Namun penambahan tersebut tidak berkonsekuensi pada penambahan anggaran, sebab KPU bertekad untuk melakukan anggaran yang ada seefisien mungkin.

“Setelah relokasi anggaran, dan dicermati lagi maka akan ada pengurangan anggaran yang bisa dikompensasi seperti kampanye, Rakor-rakor, sosialisasi dan yang lainnya. Yang pasti kita berempati dengan kondisi saat ini, dengan efisiensi anggaran,” sambungnya.

Baca juga :  Reses ke Payakumbuh dan Limapuluh Kota, Supardi Janji Perjuangkan Honor PPL

Ketua KPU Sumbar dua periode ini meyakini anggaran 131 miliar ini akan dilakukan efisiensi sebaik mungkin. Namun begitu, karena tahapan pilkada 9 Desember harus dilakukan pada bulan Juni, sejumlah kelengkapan-kelengkapan tidak bisa lagi diadakan oleh KPU.

“Kami berharap Pemprov dan Pemda kabupaten kota bisa memfasilitasi kelengkapan-kelengkapan terhadap dukungan,” tukasnya. (mdj)