Padang, inioke.com–Koalisi tiga partai, Golkar, Nasdem dan PKB di Sumbar, yang membentuk poros baru, membuka pendaftaran bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar untuk pilkada 9 Desember nanti.

Pendaftaran bakal calon ini akan dimulai Kamis (6/8) hingga 3 hari ke depan di Sekretariat Poros Baru, Hotel Kyriad Bumiminang, Padang.

“Bakal calon yang mendaftar ini akan kita survei independen. Dari hasil survei ini akan ditetapkan sebagai bakal calon yang kita usung untuk didaftarkan ke KPU Sumbar nantinya,” kata Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumbar, Afrizal, dalam konferensi pers di Kupi Batigo, Senin (3/8) sore. Konferensi pers ini juga dihadiri Wakil Ketua DPD Golkar Sumbar, Yulman Hadi, Bendahara DPD Golkar Sumbar, Erick Haryona,

Ketua DPW PKB Sumbar, Febby Dt Bangso mengatakan, kehadiran koalisi poros baru ini untuk menampung putra putri terbaik Sumatra Barat yang diusulkan tokoh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, bundo kanduang, yang tidak mendapat kesempatan di partai politik lain untuk maju sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur.

Baca juga :  Pseudo Religiusitas Dunia Maya

“Koalisi ini dibentuk sebagai alternatif munculnya calon-calon pemimpin baru di Sumbar yang nantinya bersama-sama kita usung dalam kontestasi pilkada Sumbar 2020,” ujar Febby Dt Bangso.

Febby juga menjelaskan pasangan yang terdaftar di koalisi poros baru wajib menandatangani pakta integritas, bahwa siapa pun yang diputuskan koalisi untuk diusung harus didukung bersama-sama oleh semua pendaftar atas nama koalisi poros baru.

Sementara itu Sekretaris DPD Golkar Sumbar, Desra Ediwan, menyampaikan, dalam pengusulan calon nanti, tidak ada istilah loncat pagar langsung ke DPP partai masing-masing koalisi.

“DPP masing-masing partai memerintahkan untuk membentuk koalisi poros baru ini, sehingga siapa calon yang diusulkan koalisi nanti, itulah yang akan diberi SK oleh DPP nantinya,” papar Desra.

Senada dengan itu, Sekretaris DPW Partai Nasdem Sumbar, Musmaizer Dt Gamuak, juga mengatakan DPP Partai Nasdem menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada DPW Sumbar.

“Hal ini juga sudah disampaikan dalam pertemuan malam minggu kemarin saat pembentukan koalisi, bahwa kebijakan terkait calon yang diusung khusus pilkada di Sumbar diserahkan sepenuhnya ke DPW oleh DPP,” tutur Musmaizer Dt Gamuak.

Baca juga :  Cabor Minta Porprov Tidak Diundur, Dispora dan KONI Sumbar Terserah Gubernur

Menunggu PDI Perjuangan dan PPP bergabung

Pembentukan koalisi poros baru, Sabtu (1/8) malam di Hotel Mercure Padang itu ditandatangani oleh Ketua DPW Partai Nasdem, Hendra Joni, Ketua DPD Partai Golkar, Khairunnas, dan Ketua DPW PKB, Febby Dt Bangso. Penandatanganan itu disaksikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumbar, Albert Hendra Lukman.

“Kita berharap PDI Perjuangan juga ikut dalam koalisi poros baru ini nantinya. Tidak tertutup kemungkinan PPP kita ajak juga bergabung,” tandas Febby Dt Bangso. (ioc)