Padang, inioke.com–Jumlah terkonfirmasi positif COVID-19 di Sumbar menunjukkan kenaikan signifikan hari ini (12/4). Ada penambahan 12 orang positif COVID-19, sehingga jumlahnya menjadi 44 orang.

Jubir Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 Sumbar, Jasman Rizal mengatakan ada penambahan cukup banyak hati ini dari data kemarin (11/4) hanya 32 orang. Penambahan ini karena masih banyak pasien dalam pengawasan, yang sekarang jumlahnya 151 orang. Dengan begitu, kemungkinan bertambahnya masih ada.

”Semoga hasil labor yang PDP negatif dan pasien positif banyak sembuh,” harap Jasman.

Penambahan 12 orang positif itu, terang Jasman, terbanyak dari Kota Padang yaitu 10 orang, Mentawai 1 orang dan Pasaman 1 orang.

Dari Kota Padang ada satu keluarga yang positif terdiri dari 5 orang. Kelimanya kategori orang tanpa gejala (OTG),  sehingga mereka hanya isolasi mandiri di rumah yang diawasi secara ketat oleh tim kesehatan. Keluarga ini terpapar karena kontak dengan anggota keluarganya yang sebelumnya telah dinyatakan positif.

“Salah seorang dari mereka juga berusaha dan berjualan di pasar Raya Padang dan sekarang tim kesehatan telah menelusuri sejarah kontak mereka di pasar raya tersebut,” ungkap Jasman.

Baca juga :  Pandemi dan Kapasitas Negara

Kemudian, 5 orang lagi PDP yang telah dirawat di M Jamil. Sedangkan, pasien positif lain, 1 orang dari Mentawai, mahasiswi di Jakarta. Yang bersangkutan dirawat di RSUD Kepulauan Mentawai dan diawasi ketat oleh tim kesehatan.

Seorang lagi dari Pasaman, laki-laki 35 tahun, merupakan menantu dari pasien pertama dari Pasaman. Sekarang isolasi mandiri. Namun karena adanya kekhawatiran warga sekitar terpapar COVID-19, maka Pemkab Pasaman berupaya mencari tempat karantina terdekat dari Pasaman.

“Tadi kami telah menawarkan kepada Pemkab Pasaman melalui Sekdanya berbagai lokasi karantina provinsi dan kalau memang diperlukan agar segera berkoordinasi dengan pihak terkait di Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Prov Sumbar,” jelas Kabiro Humas Pemprov Sumbar ini.

Dari 44 orang pasien positif itu 15 orang dirawat di rumah sakit, 19 orang melakukan isolasi mandiri di rumah, 7 orang dinyatakan sembuh dan 3 orang meninggal dunia.

Jasman juga menyampaikan kabar baik, informasi dari beberapa rumah sakit yang merawat pasien COVID-19, kondisi mereka mulai membaik.

“Kita doakan semua pasien ini sembuh. Kemudian, kita yang masih sehat harap tetap melaksanakan protokol kesehatan. Kita optimis bisa memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini. Dibutuhkan kepedulian bersama untuk mencegah penyebarannya,” tandas Jasman. (IO)

Baca juga :  Berbagai Media Dunia "Mengecam" Tindakan Amerika Setelah Kematian George Floyd