Padang, inioke.com–Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sumbar berakhir hari ini (5/5). Rencananya akan diperpanjang jika kabupaten/kota di Sumbar menyetujuinya.

“Kami tinggal menyetujui untuk menentukan tanggalnya, apakah sampai tanggal 22 atau hingga 29 Mei,” ujar Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.

Disampaikan Gubernur, diperpanjang atau tidaknya PSBB ini akan disepakati bersama Bupati dan Wali Kota melalui konferensi video hari ini. Dijelaskannya, ada beberapa daerah yang masih aman dari virus corona, diantaranya, Kabupaten Solok Selatan, Limapuluh Kota, Sijunjung, Kota Solok dan Sawahlunto. Dari lima tersebut, Solok Selatan paling aman.

Hal itu diketahui dari metode pool test yang dikembangkan laboratorium Universitas Andalas (Unand) yang dipimpin oleh dr Andani. Cara kerjanya dengan memeriksa Mukus (cairan dari pangkal hidung/dekat tenggorokan) 100 spesimen secara random.

“Solok Selatan sebetulnya sudah daerah aman, dari ODP dan OTG termasuk pendatang sudah ditesting juga dengan pendekatan metode pool test,” ujarnya.

Dalam PSBB tahap II ini, terang Gubernur, Pemprov Sumbar memberikan kelonggaran kepada Kabupaten dan Kota yang aman atau tidak terjadi penularan COVID-19.

Baca juga :  Kisah dr Lila Yanwar Sembuh dari COVID-19 : Berkat Dukungan Keluarga dan Menjaga Daya Tahan Tubuh

“Ini untuk daerah-daerah di kawasan atau nagari yang dipastikan di situ negatif. Negatif itu meski ada pernyataan dari Dinkes Sumbar setelah diuji swab,” jelasnya. (gyn)