Padang, inioke.com–Kondisi geografis dan jarak yang jauh antara kantor pos dengan perumahan warga, PT Pos Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Mentawai akan membuat disain tersendiri, dalam melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi warga terdampak COVID-19.

Ketua Satuan Tugas penyaluran bantuan sosial tunai 2020 PT Pos Indonesia regional dua (Sumbar, Riau dan Kepri), Mugiyono Giono mengatakan pemerintah provinsi akan menyalurkan BLT senilai Rp1,2 juta perkepala keluarga untuk dua bulan, sedangkan pemerintah akan menyalurkan sebanyak Rp600 ribu rupiah.

“Bersama Pemerintah Kabupaten Mentawai kita akan mendisain khusus bagaimana penyaluran BLT kepada warga. Hal ini karena jarak yang cukup jauh dari kantor pos ke rumah-rumah penduduk,” tuturnya saat konferensi video dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) di Padang.

Ia mengatakan penyaluran BLT itu nantinya akan dilakukan dengan cara berbeda.

“Ada wakil yang disepakati pos dan pemerintah daerah, dengan membawa kartu identitas yang berhak, kemudian ada semacam surat kuasa yang kita sepakati, bahwa pemda berhak mewakili oleh beberapa orang. Teman yang mewakili ini nanti yang akan mendistribusikan bantuan itu. Poin untuk perwakilan arahnya bukan aparat, tapi arahnya ke komunitas,” terangnya.

Baca juga :  Iran Eksekusi Mati Mahmoud Mousavi Majd

Di Mentawai, ada empat kantor pos yang tersebar di wilayah itu, yakni di Siberut, Tua pejat, Sikakap, dan Pioban.

“Sejauh ini bantuan belum di salurkan karena harus didisain sedemikian rupa dan semua aspek dipertimbngkan, karena jangan sampai antara hak dan transportasi, lebih banyak dihabiskan oleh transportasi,” tuturnya.

Untuk saat ini, beberapa wilayah di Sumbar sudah disalurkan BLT bagi warga terdampak COVID-19. (gyn)