Padang, inioke.com–Pandemi covid-19 sudah memasuki episode baru, dari pembatasan sosial berskala besar menjadi new normal. Pada kondisi yang baru ini upaya pencegahan untuk memutus mata rantai terus digalakkan baik dari pemerintah, lembaga maupun stakeholder. Pusat Studi Bencana (PSB) Universitas Andalas, memberikan perhatian penuh untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 ini. Bekerjasama dengan PT. Bank Central Asia, Pusat Studi Bencana (PSB) Universitas Andalas sudah memfasilitasi bantuan alat-alat kesehatan ke Rumah Sakit M. Djamil dan Rumah Sakit Unand. Sebelumnya, PT. Bank Central Asia juga sudah memberikan masker kepada pemerintah Sijunjung sebanyak 3000.
Memasuki era new normal, kerjasama antara PT. Bank Central Asia (BCA) dan Pusat Studi Bencana (PSB) Universitas Andalas berlanjut dalam bentuk pemberian 5000 masker untuk masyarakat Kota Padang. Masker ini dibagikan ke pasar-pasar yang ada di Kota Padang, seperti pasar raya, pasar lubuk buaya, pasar alai dan beberapa pasar lainnya.

Secara simbolis, Bantuan masker diserahkan oleh Kepala BCA KCU Padang, Robert Siahaan, didampingi Kepala Pusat Studi Bencana Universitas Andalas, Abdul Hakam, kepada pemerintah Kota Padang yang diwakili oleh Wakil Wali Kota Padang, Hendri Septa.

Baca juga :  Positif Korona Bertambah 13 Orang, Sembuh 21 Orang

Acara penyerahan ini dilaksanakan pada hari Rabu (17/6) lalu yang ikut di hadiri oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, pedagang pasar, serta Dewan Pembina PSB Unand, Febrin Anas Ismail dan Bambang Istijono, serta anggota PSB Unand yang terdiri dari Tesri Maideliza, M.Si., Fauzan, dan Yenny Narny.

Sedangkan, untuk pemberian masker secara masal ke pasar-pasar dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Andalas pada tanggal 18 Juni 2020. Mahasiswa tersebut berasal dari berbagai jurusan yang tergabung dalam kelompok KKN FISIP Unand dan Komisi Siaga Bencana Mahasiswa (KOSBEMA) Unand.

“Kami mencermati bahwa setiap pihak memiliki peran yang penting dalam rangka melawan wabah covid-19. Melalui kerjasama ini, tidak hanya dengan PSB dan pemerintah tapi juga melibat pedagang di pasar-pasar kami berharap wabah ini cepat berakhir dan aktifitas perekonomian bisa tumbuh kembali,” ungkap Hendri Septa.

Disisi lain, ia mengimbau masyarakat untuk mendukung upaya pemutusan rantai covid-19 ini.

“Semua stakeholder udah turun untuk membantu kita semua, tinggal penguatan komitmen dari masyarakat untuk terus berjuang melawan wabah ini bersama-sama,” pungkasnya.

Baca juga :  Kapolda Sumbar Tinjau Kesiapan Pasar Raya Padang menuju New Normal

Sementara itu, Abdul Hakam, menambahkan kerjasama yang disertai komitmen adalah langkah utama dalam menghentikan pandemi covid-19 di Sumatera Barat, khususnya di Kota Padang. (ioc/rilis)